Suara.com - Menteri era Orde Baru, Emil Salim tidak menyalahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas keputusannya untuk memindahkan ibu kota negara dari Jakarta. Akan tetapi, Emil berharap Jokowi bisa membuka telinga mendengar masukan lain untuk memperbaiki kondisi tanpa harus memindahkan ibu kota.
Emil menilai, Jokowi tidak perlu dihakimi atas keputusannya memindahkan ibu kota. Ia memahami apabila keputusan Jokowi tersebut diambil usai mendapatkan masukan dari beberapa ahli.
"Jangan salahkan Jokowi. (Keputusan) Pak Jokowi tentu berdasarkan masukan dari para ahli," katanya dalam diskusi bertajuk 'Tantangan Persoalan Ekonomi Sosial dan Pemerintahan Ibu Kota Baru' INDEF di ITS Tower, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (23/8/2019).
Namun yang Emil tekankan justru masukan dari para ahli tersebut. Menurutnya, para ahli yang memberikan masukan kepada Jokowi tidak memperhitungkan banyak aspek saat menyarankan ibu kota dipindah dari Jakarta.
Ada satu hal yang tidak dipikirkan para ahli, yakni soal bonus demografi yang didapat Indonesia pada 2030. Kesiapan negara untuk membentuk kualitas sumber daya manusia dengan memanfaatkan bonus demografi itulah yang menurut Menteri Perhubungan Indonesia di masa Presiden Soeharto, itulah yang dikesampingkan para ahli.
"Pak Jokowi, please, bisa dengarkan opsi lain?," pintanya.
"Yang saya gugat adalah pendapat para ahli. Nah, beliau kan presiden, mendapat masukan lalu mengambil putusan. Nah, masukan ini mengapa begitu (pindahkan ibu kota)," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
3 Zodiak yang Beruntung dan Punya Nasib Baik 12 Agustus 2026, Keinginan akan Terwujud
-
Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di Selat Bab Al Mandeb
-
ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi