Suara.com - Sebuah video viral di media sosial, di mana seorang pria di Tangerang yang membopong jenazah bocah dengan berjalan kaki karena Puskesmas setempat tidak mau memfasilitasi ambulans.
Dari video pendek yang dibagikan akun Facebook Info Tangerang pada Sabtu (14/8/2019), terlihat pria berjaket hitam membopong jenazah yang telah ditutupi kain. Sambil berjalan kaki, pria itu lantas naik jembatan penyeberangan orang atau JPO. Namun ada seseorang kemudian meminta pria itu untuk turun dari JPO dan memberikan tumpangan.
Jenazah tersebut diketahui merupakan Muhamad Husen (8), korban tenggelam di Sungai Cisadane. Warga yang menemukannya kemudian melarikan korban ke Puskesmas Cikokol, Kota Tangerang, Banten, namun nyawanya tak tertolong.
Kabarnya, pihak keluarga Muhamad Husen yang diwakilkan oleh Supriyadi meminta pihak Puskesmas untuk mengantar jenazah keponakannya dengan ambulans. Tapi mendapat penolakan dari pihak Puskesmas yang beralasan ambulans hanya digunakan untuk mengangkut pasien.
Di video itu disebutkan kejadian paman yang membopong jenazah keponakannya terjadi pada Jumat (23/8/2019).
Pihak keluarga mengaku kecewa atas perlakuan pihak Puskesmas. Supriyadi mengaku sempat menghubungi pihak rumah sakit melalui layanan telepon atau call 112 untuk mendapat pelayanan tapi tidak direspons.
"Jadi, petugas Puskesmas enggak mau mengantar jasad keponakan saya karena mobil ambulans diperuntukkan bagi pasien saja, bukan orang meninggal," ungkap Supriyadi.
Menanggapi kabar tersebut, Kepala Dinas Kota Tangerang dokter Liza Puspadewi menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga Muhamad Husen atas kesalahpahaman yang terjadi.
Menurut Liza, mobil ambulans di Puskesmas Cikokol hanya digunakan untuk pasien dalam kondisi gawat darurat sesuai aturan yang ada.
Baca Juga: Anisa Peluk Jenazah Ayah Selama 3 Hari Sampai Ikut Bau Busuk
"Di dalam mobil ambulans banyak alat medis yang harus dalam kondisi steril. Kalau digunakan untuk jenazah, khawatir akan berdampak pada pasien yang nantinya menggunakan ambulans tersebut," ujar Liza saat dikonfirmasi melalui telepon, Sabtu (24/8/2019).
"Mewakili Pemkot Tangerang, saya mohon maaf kepada keluarga korban yang tenggelam," kata Liza.
Di lain pihak, pemerintah kota masih menunggu klarifikasi resmi dari Puskesmas Cikokol terkait berita paman yang membopong jenazah bocah karena tidak mendapat fasilitas ambulans.
Berita Terkait
-
Ambulans Puskesmas Tolak Jenazah, Dinkes Kota Tangerang Minta Maaf
-
Jenazah Ditolak Pakai Ambulans, Paman Bopong Jenazah Bocah Pulang ke Rumah
-
Video aksi Pemukulannya Viral, McGregor Buka Suara
-
Sesama Suporter Persita Saling Serang di Tangerang
-
Viral Video Siswa SMA Tenggak Anggur Merah di Kelas saat Ada Guru
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan
-
Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri
-
JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah
-
Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot
-
BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek
-
Ketika Sensasi Berburu Hadiah Instan Jadi Daya Tarik Baru Konsumen
-
Sasar Hotel Hingga Kosan, Pemkab Bogor Wajibkan Pemilik Laporkan Indikasi Penyimpangan Seksual
-
BBRI Jadi Pilihan JPMorgan, Valuasi Murah dan Dividen Atraktif
-
JPMorgan: BBRI Layak Overweight, Kualitas Aset Terus Membaik