Suara.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok memberikan saran kepada Ustaz Abdul Somad (UAS) yang kekinian ceramahnya dipersoalkan sejumlah pihak setelah menyinggung salib.
Ahok menyarankan pada Ustaz Somad yang diduga melakukan penodaan agama itu untuk banyak berdoa.
"Berdoa saja, yang penting kenal Tuhan saja dengan benar," ujar Ahok di Gedung DPRD Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (26/8/2019).
Untuk diketahui, kasus penodaan agama yang diperkarakan ke Ustaz Somad juga pernah membuat Ahok mendekam di penjara selama dua tahun penjara. Saat itu Ahok ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob, Depok karena menyinggung surat Al Maidah ayat 51.
Meski demikian Ahok enggan menanggapi lebih jauh soal kasus Ustaz Somad. Ia menyatakan tidak tahu soal perkembangan kasus Ustaz Somad dan menganggap perkara tersebut adalah hal yang biasa.
"Saya enggak tahu, bagi saya biasa-biasa saja soal urusan itu," kata Ahok.
Terkait sikap Ustaz Somad yang menolak minta maaf atas ucapannya tersebut, Ahok tidak mempersoalkannya.
"Enggak apa-apa. Saya kira oke saja," pungkasnya.
Dalam kasus ini, sudah ada empat kelompok yang melaporkan Ustaz Somad ke polisi terkait ceramahnya tersebut.
Baca Juga: Dilantik Jadi Anggota DPRD DKI, Eks Staf Ahok Bakal Buka Posko Pengaduan
Ustaz Somad dilaporkan ke Markas Kepolisian Resor Sikka di Nusa Tenggara Timur atau NTT oleh Forum Komunikasi Alumni (Forkoma) PMKRI dan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Maumere pada Sabtu (17/8/2019).
Kemudian dilaporkan oleh Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Bareskrim Mabes Polri pada Senin (19/8/2019).
Terakhir, kelompok dari Horas Bangso Batak (HBB) juga melaporkan UAS ke Polda Metro Jaya. Laporan itu teregister dalam nomor laporan polisi LP/5087/VIII/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus pada Senin (19/8/2019).
Berita Terkait
-
Ibu Kota Baru di Kaltim, Ahok: Itu Keputusan Lama
-
Ceramah Salib Ustaz Abdul Somad, Mahfud MD: Tidak Harus Diperpanjang!
-
Sandiaga Minta Polemik Ceramah Salib Ustaz Somad Tak Dibesar-besarkan
-
CEK FAKTA: Ustaz Abdul Somad Klaim Alkohol Parfum Terbuat dari Babi, Yakin?
-
Polemik Salib Ustaz Somad, Pesan JK ke Penceramah: Dakwah Jangan Melebar
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing