Suara.com - Juru bicara Prabowo Subianto Dahnil Anzar Simanjuntak memberikan dukungan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait polemik yang terjadi di Papua dan Papua Barat yang memanas belakangan ini.
Dahnil Anzar Simanjuntak yakin presiden bisa mengatasi masalah tersebut dengan kekuasaan yang dimiliki.
Hal itu disampaikan Dahnil lewat jejaring akun Twitter pribadinya @dahnilanzar.
"Saya berkeyakinan Pak @jokowi mampu meredam gejolak di Papua dan Papua Barat," cuit @dahnilanzar, Kamis (29/8/2019).
Presiden Jokowi diyakini memiliki banyak pendukung di tanah Papua yang mana mayoritas memberikan dukungan saat pemilihan umum.
Selain itu, masyarakat Papua diketahui menaruh penghormatan tinggi kepada orang nomor satu di Indonesia.
Apalagi selama memimpin pemerintahan, Jokowi telah membangun berbagai infrasruktur di Papua untuk kepentingan warga setempat.
"Apalagi beliau dipilih oleh 90% rakyat Papua, dan sudah banyak membangun infrastruktur di sana, pasti beliau sangat dihormati rakyat," imbuh @dahnilanzar.
Dahnil lantas menyebut solusi untuk konflik yang terjadi yaitu kedatangan Presiden Jokowi ke Papua.
Baca Juga: Kominfo: Tidak Ada Pemutusan Akses Komunikasi Telepon di Papua
"Pak Jokowi hadir di sana pasti meredam gejolak," katanya.
Sementara dalam cuitan sebelumnya, jubir Prabowo Subianto menanggapi pemberitaan terkait pasukan keamanan yang terluka saat menghadapi bentrok.
Ia berharap Papua segera damai dan tidak ada lagi korban jiwa baik dari pihak TNI-Polri ataupun warga setempat.
"Semoga bapak-bapak TNI dan Polri dilapangkan diberikan kesabaran dan ketabahan, pun masyarakat Papua di sana. Semoga damai bia hadir dan tidak melahorkan korban jiwa lagi baik dari aparat maupun rakyat," cuit @dahnilanzar.
Berita Terkait
-
Bukan Incar Kursi Cawapres, Bahlil Putuskan Maju Caleg 2029 dari Tanah Papua
-
Profil Bonatua Silalahi, Peneliti yang Ungkap Salinan Ijazah Jokowi di KPU
-
8 Fakta Usai Jokowi Jalani Pemeriksaan di Mapolresta Solo Terkait Kasus Ijazah Palsu
-
Raja Ampat Buktikan Konservasi Laut Bisa Sejahterakan Masyarakat Pesisir: Bagaimana Caranya?
-
Pilot-Kopilot Smart Air Tewas Ditembak KKB di Papua, KSAD Jenderal Maruli Tunggu Perintah Mabes TNI
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
Terkini
-
Sodorkan Zulhas Dampingi Prabowo, PAN Sedang Cek Ombak atau Serius?
-
Ahmad Doli Kurnia Laporkan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Asahan ke KPAI
-
Wamenhaj: Asrama Haji Akan Jadi 'Pusat Ekonomi Umrah', Semua Jemaah Wajib Lewat Sini!
-
Mendagri Minta Jajarannya Dukung Transformasi dan Arah Kebijakan Presiden
-
Transjakarta Berduka dan Serahkan Penyelidikan Kecelakaan Maut di Pondok Labu ke Polisi
-
Tolak PSN Merauke, Majelis Rakyat Papua Peringatkan Risiko Kepunahan Masyarakat Adat
-
Anggota Komisi III DPR: MKMK Tak Berwenang Batalkan Pengangkatan Adies Kadir Sebagai Hakim MK!
-
SBY Minta Pemerintah Dalami Aturan Board of Peace Sebelum Bayar Iuran Rp17 Triliun
-
Gus Ipul Minta Pendamping PKH Datangi 11 Juta Peserta PBI yang Dinonaktifkan
-
Golkar Resmi Proses PAW Adies Kadir, Sarmuji Tegaskan Tak Ada 'Lompat Pagar'