Suara.com - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengirim utusan khusus ke Papua. Sebab kini Papua tengah dilanda kerusuhan karena isu rasial.
Utusan Megawati itu adalah Komarudin Watubun. Komarudin menemui pemimpin dan pemuka agama di Provinsi Papua. Mereka membahas berbagai permasalahan di sana.
Pertemuan khusus Komarudin Watubun yang juga adalah Ketua Bidang Kehormatan DPP PDIP dengan pemimpin Umat Katolik Keuskupan Jayapura, Uskup Leo Laba Ladjar, OFM, dan dilanjutkan pertemuan dengan pimpinan Sinode Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua berlangsung, Sabtu (31/8/2019) kemarin.
Pada momentum itu, Komarudin menyampaikan pesan-pesan khusus Megawati Soekarnoputri, sebagaimana rilis yang diterima Antara di Kota Jayapura, Papua, Minggu (1/9/2019). Ketika bertemu Uskup Leo Laba Ladjar,OFM di Keuskupan Jayapura, Komarudin Watubun didampingi Ketua DPD PDIP Provinsi Papua John Wempi Wetipo. Saat bertemu pimpinan Sinode Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah
Papua di kediaman Ketua Badan Pekerja Am Sinode (BPAS) GKI di Tanah Papua Pdt. Andrikus Mofu, M.Th., utusan khusus Megawati Soekarnoputri itu didampingi Ketua DPD PDIP Provinsi Papua John Wempi Wetipo dan Sekretaris Calvin Mansnembra.
Ikut mendampingi Ketua Umum BPAS GKI di Tanah Papua adalah Wakil Ketua BPAS GKI Pdt. Hiskis Rollo,S.Th., Sekretaris BPAS GKI Pdt. Daniel Kaigere, S.si.
Kepada Uskup Leo laba Ladjar OFM, utusan khusus Ketua Umum DPP PDIP itu menyampaikian pesan-pesan penting dari Megawati Soekarnoputri terkait dengan merajut kebersamaan dan semangat persaudaraan menuju perdamaian dan kesejahteraan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Komarudin mengatakan bahwa Megawati Soekarnoputri senantiasa memberikan perhatian sangat besar bagi perdamaian dan kesejahteraan hidup seluruh rakyat Indonesia di Bumi Cenderawasih ini. Menghadapi siatuasi yang sangat krusial akhir-akhir ini di Tanah Papua, Megawati Soekarnoputri menugaskannya untuk mendengar suara para pemimpin dan pemuka agama di wilayah ini.
"Hasil dari semua pertemuan ini akan segera kami laporkan kembali kepada Ketua Umum DPP PDIP di Jakarta untuk segera ditindaklanjuti demi terciptanya perdamaian di tanah Papua,” kata Komarudin Watubun.
Baca Juga: 5 Warga Papua Ditangkap Dijerat Undang-Undang Darurat
Keluarga Besar PDIP di seluruh Tanah Air Indonesia senantiasa ikut merasakan kegembiraan dan harapan, duka dan kecemasan, serta keberhasilan dan kegagalan hidup seluruh lapisan masyarakat Indonesia di Bumi Cenderawasih ini, tanpa membedakan suku, agama, ras, dan golongan mana pun.
Kepada pihak lain, lanjut Komarudin, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ingin mengingatkan semua anak bangsa dari Sabang sampai Merauke, dari Sangir Talaud hingga Rote-Ndao bahwa semua bersaudara sebangsa dan setanah air Indonesia, bergotong royong membangun kebersamaan hidup sebagai anak bangsa yang sejati demi Indonesia yang satu dan utuh.
“Ibu Megawati Soekarnoputri menaruh perhatian sangat besar bagi kedamaian dan kesejahteraan Tanah Papua dan menyampaikan keprihatinannya yang mendalam atas kasus-kasus kekerasan yang terjadi akhir-akhir ini yang semua itu dapat merusak pilar-pilar keutuhan dan kedamaian Tanah Papua pada khususnya dan Persada Indonesia pada umumnya,” kata Komarudin Watubun.
Megawati Soekarnoputri mengetahui bahwa para pemimpin dan pemuka agama di Tanah Papua telah berkomitmen menjadi pionir dalam perjuangan menciptakan Papua Tanah Damai sehingga Mega mengutus dirinya menemui para pemimpin dan pemuka agama di wilayah ini.
Komarudin mengakui bahwa pihaknya secepatnya berupaya menemui para pemimpin dan pemuka agama dan gereja-gereja lainya untuk maksud yang sama.
Sementara itu, Pemimpin Umat Katolik Keuskupan Jayapura Uskup Leo Laba Ladjar O.F.M. membenarkan bahwa Megawati Soekarnoputri telah mengirim utusan khususnya, Komarudin Watubun, untuk bertemu dengannya.
Berita Terkait
-
Polisi Dalami Dugaan Pihak Asing di Balik Kerusuhan Papua
-
5 Warga Papua Ditangkap Dijerat Undang-Undang Darurat
-
Berkantor di Papua, Kapolri dan Panglima TNI akan Temui Tokoh Penting
-
Kabar Terkini Papua, 4 Warga Tewas Usai Demo Rusuh di Jayapura
-
Demi Kedamaian Tanah Papua, Semua Pihak Diminta Menahan Diri
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
Terkini
-
5 Daerah Jakarta Masuk Kategori Siaga Banjir, Pompa Kali Asin Sempat Tembus Level Merah!
-
Jakarta Tenggelam Lagi, Modifikasi Cuma Solusi 'Semu', Infrastruktur Biang Keroknya?
-
Tantangan Rencana Rehabilitasi Pascabencana di Sumut: Banyak Rumah Rusak Tak Masuk Kriteria Bantuan
-
Giliran Ancaman Banjir Rob Hantui Pesisir Jakarta hingga 20 Januari
-
Kemenag Buka Penerimaan Murid Baru Madrasah 2026/2027, Bisa Daftar Online
-
Gaya Gibran Saat Kunker ke Papua: Kalungkan Noken dan Disambut Tari Tifa di Biak
-
Negara Nyaris Tekor Rp60 Miliar, KPK Bongkar Skandal 'Main Mata' Petugas Pajak Jakut
-
Waspada! Tol Bandara Soetta Tergenang Pagi Ini, Lalu Lintas Macet Merayap
-
Tak Lagi Tampilkan Tersangka, KPK Diminta Seimbangkan Transparansi dan HAM
-
Tol Arah Bandara Soetta Masih Terendam, Lalin Tersendat, Cek Titik Genangan Ini