Suara.com - Insiden demonstrasi yang berakhir kerusuhan di Papua dan Papua Barat memantik banyak perhatian. Terlebih di media sosial, berseliweran berbagai kabar, baik foto maupun video yang disebut-sebut terkait kerusuhan di Papua. Salah satunya adalah adanya video yang memperlihatkan sebuah masjid sedang terbakar.
Video yang memperlihatkan masjid terbakar itu beredar melalui pesan berantai di WhatsApp. Video yang beredar itu diberi narasi: "Masjid di Papua dibakar".
Lantas, benarkah ada masjid di Papua dibakar saat kerusuhan terjadi?
Penjelasan:
Berdasarkan penelusuran dari media kolaborasi Cekfakta.com yang sebelumnya telah diperiksa faktanya di laman Turnbackhoax.id, terungkap sejumlah fakta termasuk hasil penelusuran dari beberapa media lain terkait unggahan video tersebut.
Dari hasil penelusuran itu, video masjid yang sedang terbakar yang dibagikan melalui pesan berantai di WhatsApp itu ternyata adalah Masjid Agung Belopa di Luwu, Sulawesi Selatan.
Hal itu sebagaimana diwartakan oleh Kompastv di laman Youtube pada 29 Januari 2019 dengan judul "Masjid Agung Belopa Terbakar, Petugas Pemadam Sulit Padamkan Api", videonya bisa dicek di sini.
Kejadian itu juga diwartakan di laman Kompas.com yang terbit pada tanggal 29 Januari 2019 pukul 19.57 WIB. Artikel lengkapnya bisa dibaca di sini.
Kesimpulan:
Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Ada Pria Arab Saudi Tak Sengaja Beli 2 Pesawat Airbus?
Sumber membagikan video peristiwa kebakaran Masjid Agung Belopa di Luwu, Sulawesi Selatan. Selain itu, sumber juga menambahkan narasi yang tidak sesuai dengan fakta, diduga untuk membangun premis pelintiran terkait dengan kondisi Papua yang baru saja dilanda kerusuhan.
Berita Terkait
-
Beny Wenda Disebut Jadi Dalang Rusuh Papua, Politisi PD: Dia Makin Populer
-
Sebut Ada Keterlibatan Asing di Kerusuhan Papua, Begini Penjelasan Polisi
-
Bisa Saja Ditambah, Polri Belum Rencanakan Tarik Pasukan dari Papua
-
Polisi Dalami Dugaan Pihak Asing di Balik Kerusuhan Papua
-
Berkantor di Papua, Kapolri dan Panglima TNI akan Temui Tokoh Penting
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?