Suara.com - Seorang anggota polisi bernama Imran Yasin tewas saat menjalankan tugas menindak pelanggar di Jalan Tol Ciledug arah Meruya, Selasa (3/9/2019) malam. Saat itu, polisi berpangkat Aiptu tersebut tengah melakukan penindakan terhadap sebuah mobil box dengan pelat nomor B 9817 WCB di lokasi.
Polri memberikan apresiasi kepada Aiptu Imran berupa kenaikan pangkat. Kenaikam pangkat tersebut tertuang dalam surat telegram tertanggal 4 September 2019.
"Sesuai dengan STR Nomor 562 tanggal 4 September, almarhum diberikan kenaikan pangkat luar biasa," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Rabu (4/9/2019).
Imran yang semula berpangkat Aiptu, kekinian mendapat kenaikan pangkat menjadi Ipda.
"(Pangkat Imran) dinaikkan dari Aiptu menjadi Ipda," jelas Argo.
Argo menambahkan, pihak kepolisian menyampaikan duka mendalam terkait insiden tersebut. Diketahui, Imran meninggalkan seorang istri dan dua orang anak.
"Untuk kecelakaan yang terjadi tadi malam, kami juga ikut berduka. Almarhum meninggalkan dua orang anak dan seorang istri," imbuh Argo.
Diberitakan sebelumnya, terjadi kecelakaan yang melibatkan 1 buah mobil patroli polisi, 1 mobil box, dan 1 truk fuso di Tol Ciledug KM 13,200 arah Meruya.
Dikutip dari akun TMC Polda Metro Jaya pukul 23.40, kecelakaan terjadi pada Selasa (3/4/2019) malam, ketika 2 orang petugas polisi, yaitu Aiptu Imron Yasir dan Brigadir Daniel N, sedang melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan box yang mati lampu.
Baca Juga: Keluarga Korban Kecelakaan Tol Cipularang Terima Santunan Dari Jasa Marga
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026
-
Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur
-
Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!
-
Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?
-
Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar
-
Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar
-
AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One
-
Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN
-
Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil
-
Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang