Suara.com - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengirimkan surat terkait 10 nama Capim KPK kepada DPR pada hari ini. Kendati begitu, politikus yang akrab disapa Bamsoet belum menerima langsung surat tersebut.
Bamsoet mengatakan pihaknya akan mengecek kembali surat Jokowi dalam Badan Musyawarah DPR RI sore hari ini.
"Ya saya baru kembali dari luar kota saya mendengar hari ini presiden mengirimkan surat ke DPR tentang calon pimpinan KPK. Saya baru mau cek dan kalau nanti ternyata ada, karena nanti ada agenda Bamus kemungkinan besar kita bawa langsung untuk segera dibacakan di rapat paripurna," kata Bamsoet di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (4/9/2019).
Setelah wakil rakyat di Senayan itu menerima 10 nama capim KPK yang dikirm Jokowi, Bamsoet akan menyerahkan sepenuhnya kepada Komisi III DPR untuk melakukan uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test.
"Saya serahkan sepenuhnya nanti kepada Komisi III biar Komisi III nanti yang mengagendakan kapan. Tentu disesuaikan dengan jadwal tugas yang sedang mereka kerjakan," katanya.
Meski demikian, politikus Golkar itu berharap jika fit and proper test bisa segera dilakukan agar proses pemilihan capim KPK dapat selesai sebelum masa akhir jabatan anggota dewan periode 2014 - 2019. Sehingga pembahasan tak perlu sampai berlanjut ke anggota DPR RI baru atau periode 2019-2024.
"Ya kita harapkan Komisi III untuk bisa menyelesaikannya pada periode ini," kata Bamsoet.
Sebelumnya, Sekjen DPR RI Indra Iskandar mengatakan, surat Jokowi terkait 10 nama capim KPK sudah diterima DPR sejak siang hari ini.
"Iya betul sudah kami terima tadi siang," kata Indra kepada wartawan.
Baca Juga: KPK Kasih Tanda Merah dan Hitam di Antara 10 Capim KPK, Siapa Saja?
Indra menuturkan, selanjutnya surat tersebut akan dibahas dalam Badan Musyawarah sebelum akhrinya dibawa ke Rapat Paripurna pada Kamis (5/9/2019).
"Sore ini langsung dibahas di Bamus, besok di paripurna," kata Indra.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial
-
Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana
-
BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi
-
AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional
-
Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat
-
Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP
-
Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April