Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meminta kepada Menteri Sosial Agus Gumiwang dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk bisa mencari lokasi yang layak untuk korban pengungsi pencari suaka. JK meyakini pemerintah akan segera menemukan lokasi penampungan dalam waktu dekat.
JK mengatakan dirinya sudah melakukan diskusi bersama Anies beberapa waktu lalu untuk membahas nasib dari para pengungsi pencari suaka tersebut. Selanjutnya JK meminta kepada Menteri Sosial Agus untuk mencarikan lokasi pengungsian yang layak serta bekerja sama dengan United Nations High Commissioner for Refugeest (UNHCR).
"Saya sudah bicara dengan Anies kemarin. Kemudian saya minta menteri sosial untuk mencari fasilitas soal tempat yang lebih manusiawi lebih baik. Kemudian kerja sama dengan UNHCR. Nanti kita akan carikan solusinya," kata JK di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (4/9/2019).
Mayoritas pengungsi yang kini bermukim sementara di lahan eks Kodim 04/05 Kalideres, Jakarta Barat, kata JK, berasal dari negara dengan iklim cuaca yang dingin. Dengan demikian JK menilai lokasi pengungsian berikutnya ialah lokasi dengan daerah yang dingin.
"Mereka itu umumnya berasal di daerah dingin. Belum tentu kuat tinggal di daerah panas. Afganistan, Iran. Pemerintah akan cari solusi yang baik 1-2 hari ini," tandasnya.
Sebelumnya Anies Baswedan menyebut kalau pemerintah pusat sedang mencari lokasi baru untuk tempat tinggal sementara para pengungsi pencari suaka. Hal itu disampaikannya lantaran pihaknya telah memutuskan untuk memberikan bantuan berupa makanan dan kesehatan sejak 31 Agustus lalu.
"Tadi pagi pun saya koordinasi dengan pemerintah pusat, mereka juga sedang mencari tempat baru. Kita tunggu," kata Anies di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (3/9/2019) pagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Dugaan Riset Palsu WNI di Denmark Ikut Jadi Perbincangan di Australia
-
Ungkit UU, Habiburokhman Sebut 1.098 Sapi Kurban Presiden Pakai Dana APBN Sah Secara Syari
-
Jokowi Siap Safari Politik, Partai Besar Wajib Waspada Basis Suara Digoyang Demi PSI
-
Masih Diselidiki, Polisi Sebut Video Viral Prostitusi Anak Bukan di Lokasari
-
Mayjen Purn TB Hasanuddin: Berantas Begal Itu Bukan Tugas TNI Tapi Polisi
-
Misteri Tas Hitam di Pinang Ranti: Isinya Bikin Ibu-ibu Gemetar, Siapa Pemiliknya?
-
Cara Turis Indonesia Dapat Fasilitas Bebas Visa Korea Selatan, Berlaku Sampai Desember 2026
-
Studi: Laju Dekarbonisasi Bangunan Global Belum Sejalan dengan Target Iklim, Apa Dampaknya?
-
Pengelolaan Air Berkelanjutan Dinilai Mendesak di Tengah Tekanan Industri dan Iklim
-
Perjanjian Ibrahim Cara Trump Paksa Negara Arab 'Bermesraan' dengan Israel