Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melalui Dinas Bina Marga melakukan revitalisasi trotoar yang berimbas pada pemotongan kabel serat optik untuk jaringan internet. Akibatnya, para operator penyedia layanan internet di Jakarta mengalami kerugian mencapai Rp 20 miliar.
Ketua Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL), Muhammad Arief Angga mengatakan kerugian tersebut akibat pihak Dinas Bina Marga DKI melakukan pemotongan kabel secara sepihak atau tanpa pemberitahuan. Jumlah tersebut masih perkiraan. Namun, ia menyebut ada 25 operator pemilik kabel yang dirugikan.
"Mungkin kalo dari sisi kabel sendiri di mana ada 25 operator, perkiraan saya diatas 10 miliar sih ada, perkiraan," ujar Angga di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (6/9/2019).
Angga mengatakan, kerugian tersebut terjadi karena revitalisasi trotoar di Kawasan Cikini, Jakarta Pusar saja. Namun di kawasan tersebut, kabel yang terpasang merupakan kabel backbone yang jika dipotong akan memberikan dampak lebih besar bagi pelanggan internet.
"Karena ini kabel backbone bisa dibilang yang kena tuh sekitarnya juga. Saya rasa ribuan customer bisa berdampak ketika ada pemutusan sepihak seperti itu," jelasnya.
Ia mengatakan, jika ada pemberitahuan sebelumnya, maka pihaknya akan merapikan kabelnya sebelum trotoar direvitalisasi. Namun, ia menyebut butuh waktu dan biaya dalam merapikan kabel yang terpasang di atas trotoar ke dalam tanah.
"Untuk perapihan satu operator bisa dibilang per meter saja bisa kena Rp 150-200 ribu. Dikali berapa kabel, dikali berapa meter (panjang kabel), dikali berapa rute ruas jalan. Itu satu operator," katanya.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta belakangan ini tengah mempercantik diri dengan merevitalisasi utilitas area trotoar, taman, dan telekomunikasi khususnya jaringan kabel serat optik.
Instruksi ini pun sudah disahkan melalui Instruksi Gubernur No. 126 Tahun 2018, dengan tujuan untuk memperbaiki utilitas di 81 ruas jalan di DKI Jakarta.
Baca Juga: Salah Kira Video Preman dari Era Ahok, Cuitan Staf Anies Disorot Warganet
Menanggapi hal itu, APJATEL mendukung instruksi tadi. Akan tetapi di sisi lain, APJATEL menilai Pemprov DKI Jakarta perlu berkoordinasi ulang mengenai mekanisme merapikan yang juga mencakup timeline eksekusinya.
Instruksi yang mengatasnamakan estetika itu, menurut APJATEL, tak dilakukan secara tepat. Pasalnya, beberapa kabel serat optik jaringan internet dipotong tanpa pemberitahuan kepada pemiliknya dan tidak ada koordinasi proses eksekusi.
Akibatnya, sejumlah jaringan internet pelanggan di kawasan Cikini dan Kemang Raya, mengalami gangguan.
"APJATEL sangat menyayangkan tindakan-tindakan sepihak Pemprov DKI jakarta atas pemutusan dan perusakan kabel serat optik milik penyelenggara jaringan telekomunikasi. Kami melihat tidak ada pegangan yang jelas atas dasar-dasar pemutusan kabel ini," kata Angga dalam keterangan resminya, Sabtu (31/8/2019).
Berita Terkait
-
Beberkan Aturan PKL di Trotoar, Anies: Putusan MA Tak Harus Dilaksanakan
-
Revitalisasi Trotoar Bikin Macet, Anies: Biar Warga Naik Kendaraan Umum
-
Anies Izinkan PKL Berjualan di Trotoar, Eks Staf Ahok: Apakah Itu Adil?
-
Pemotor Lewat Trotoar Lebar Viral, Ferdinand Sindir DKI: Dibilangin Ngeyel
-
Trotoar Cikini Disebut Terlalu Lebar, Anies: Pejalan Kaki Adalah Prioritas
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement