Suara.com - Pengerjaan proyek revitalisasi trotoar kerap membuat kemacetan di jalan sekitar proyek tersebut.
Namun Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menganggap, kemacetan yang timbul dari dampak proyek itu akan membuat masyarakat akan beralih menggunakan kendaraan umum.
Menurut Anies, trotoar yang memadai akan membuat masyarakat Jakarta akan meninggalkan penggunaan kendaraan pribadi. Bahkan, menurut Anies pertanyaan yang tepat ditujukan kepadanya adalah pembangunan trotoar yang menghambat pembelian mobil.
"Insyaallah ini (kemacetan karena pembangunan trotoar) membantu mendorong lebih banyak lagi menggunakan kendaraan umum, lebih tepat tanya kemacetan soal pembelian mobil bukan pekerjaan trotoar," ujar Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (4/9/2019).
Saat ini, Pemprov DKI sedang mengerjakan revitalisasi trotoar di sejumlah titik sesuai dengan Ingub nomor 66 tahun 2019 tentang pengendalian kualitas udara. Menurut Anies tiga trotoar akan selesai dikerjakan tahun ini.
"Begini, yang mau direvitalisasi itu banyak. Kalau yang jalan sekitar Kemang, Cikini, lalu antara Sudirman dan Kuningan, Casablanca itu akhir tahun ini selesai," jelasnya.
Berita Terkait
-
Soal Gugatan Jalan Jati Baru, Anies: Keputusan MA Sudah Kedaluwarsa
-
Akan Tutup Park and Ride Thamrin, Anies Akan Ganti Jadi Pusat Kuliner
-
Anies Izinkan PKL Berjualan di Trotoar, Eks Staf Ahok: Apakah Itu Adil?
-
Beda Pernyataan Anggota TGUPP Anies pada 2014 dan 2019 Soal PKL
-
Beli Alat Bantu Dengar Anaknya Rp 5 Juta, Asa Terakhir Tetty Cuma ke Anies
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK
-
Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang
-
Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan
-
Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok
-
'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto
-
Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman
-
Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?
-
Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon
-
Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026
-
Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina