Suara.com - Mantan Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan mencari pekerjaan saat ini sulit. Untuk itu ia meminta pada generasi muda di Indonesia meningkatkan kreativitas agar tidak menjadi pengangguran.
Hal itu disampaikan Sandiaga usai menghadiri acara pertemuan bisnis antara pengusaha Jaringan Pengusaha (Japnas) dan pemangku kepentingan yang digelar Japnas Sumut di SAGA Creativ Hub, Medan, Minggu (9/8/2019).
"Mencari kerja semakin sulit, jadi harus kreatif. Dengan kreatif, bukan hanya menyelamatkan diri sendiri, tetapi juga orang lain," ujar Sandiaga di Medan.
Hadir di acara itu juru bicara Prabowo Subiakto, Dahnil Anizar Simanjuntak, dan anggota DPR RI Gus Irawan Pasaribu.
Meski industri kreatif di Indonesia terus bertumbuh 9 - 10 persen, Sandiaga menilai hal itu masih rendah dibandingkan di negara lain.
"Industri kreatif harus ditingkatkan untuk menekan dampak negatif banyaknya investasi asing yang keluar dari Indonesia, " ujarnya.
Sandiaga menyebutkan, industri kreatif masih berpotensi besar, apalagi saat ini masih terkonsentrasi pada usaha kuliner dan fesyen.
"Banyak industri kreatif yang bisa dikembangkan termasuk di sektor pariwisata, " ujarnya.
Mantan Wagub DKI Jakarta itu menyebut diperlukan kepastian hukum khususnya kepada pengusaha pemula.
Baca Juga: DPRD DKI Akan Bubarkan Pansus Pemilihan Wagub DKI Pengganti Sandiaga
Sementara Ketua Japnas Sumut, Syahrul Akbar, mengatakan pihaknya sengaja mengundang Sandiga Uno karena merupakan tokoh usahawan yang bisa menjadi panutan generasi muda.
"Japnas memang terus mendorong generasi muda untuk menumbuhkan pengusaha baru," katanya.
Salain menumbuhkan pengusaha baru, Japnas mendorong agar pengusaha berkolaborasi sehingga tumbuh semakin kuat dan lebih kreatif buat usaha baru. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?