Suara.com - Seorang wanita di halte bus dituding hendak melakukan perampokan dengan modus baru -- meneriaki dan menuduh korban sebagai janda perebut laki orang (pelakor).
Pengalaman tak terduga itu dibagikan ke Twitter oleh pengguna akun @SierenPrisilia, Jumat (6/9/2019).
"Ini kejadian di salah satu halte busway Bekasi. Modusnya nuduh korban itu as a 'janda pelakor sandera laki orang,' kalau gue lihat, dia ngincer HP gue karena terus maksa kasih lihat HP," cuitnya.
Ia menceritakan, pagi itu, sekitar pukul 8.30 WIB, seorang ibu dengan kisaran usia 45 tahun tiba-tiba mengaku pernah melihatnya lalu menanyakan alamat rumahnya.
Setelah tanya-jawab singkat, ibu itu mengganti topik dan tiba-tiba berkata, "Oh asli sini ya kamu?" dan selanjutnya ia melontarkan caci-maki rasis.
Sieren mulai bingung dan curiga, apalagi setelah dirinya dikira hendak pergi berdagang.
Lalu ibu itu meminta Sieren membuka masker yang menutup wajahnya dan memperlihatkan foto di ponselnya.
"And then, dia maksa, terus gue ngerasa badannya makin mepet ke gue," ungkap Sieren.
Tak sampai di situ, ibu berjilbab biru yang fotonya ia unggah itu kemudian berteriak bahwa Sieren adalah janda yang sudah merebut suaminya. Bahkan, ibu itu menyebut Sieren menyandera suami dan kawan-kawannya.
Baca Juga: Heboh Sebutan Pelakor, Mayangsari Rayakan Ulang Tahun Pernikahan
Semua pandangan di lokasi lantas tertuju pada Sieren, yang tak henti-hentinya bertikai dengan ibu tersebut.
Sieren juga diancam dilaporkan polisi. Ancaman itu justru disambut baik oleh Sieren. Namun, ancaman itu tak kunjung dilakukan si ibu, meskipun, kata Sieren, banyak polisi sedang menggelar razia di seberang jalan.
Sepanjang adu mulut, menurut keterangan Sieren, ibu itu memaksa meminjam ponselnya, tetapi tak diberikan oleh Sieren.
Ia khawatir, ibu itu membawa komplotan untuk mengeroyoknya. Namun ia berusaha melawan rasa panik dan menelepon pacarnya.
Ibu-ibu lain di lokasi kejadian lalu menenangkan Sieren dan menyuruhnya tak menggubris ucapan wanita tadi.
"Sementara gue ditenangin, itu ibu-ibu provokasi ibu-ibu lainnya. Luar biasa. Gue udah agak tenang sih, tapi ternyata ada yang percaya dan kemakan omongan si crazy madam itu," tulis Sieren.
Berita Terkait
-
Polisi Lepas Teguh yang Lecehkan Perempuan di Lampu Merah Bekasi
-
Warga Bekasi Minta Kereta Bandara Diaktifkan Lagi
-
Viral di Medsos, Pelaku Cabul di Lampu Merah Bekasi Ngaku Cuma Iseng
-
Pelaku Cabul Lampu Merah Bekasi Tertangkap, Korban Teguh Ternyata Banyak
-
Setelah Sempat Viral, Pemkab Bekasi Angkut Sampah Kali Jambe yang Mengular
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Ketua DPRD Jember: Sekali Lagi Langgar Aturan, Achmad Syahri Otomatis Dipecat
-
Sobary Kritik Cara Prabowo Mengagumi Bung Karno: Kagum, tapi Tak Pahami Political Wisdom-nya
-
KPK Bongkar 3 Perusahaan yang Setor Miliaran ke Oknum Kemnaker demi Urus K3
-
Kapal Migran Indonesia Tenggelam di Malaysia: Korban Tewas Kini 11 Orang, 3 Masih Hilang
-
Gerindra Jatuhkan 'Kartu Kuning' Terakhir ke Achmad Syahri: Saya Taat dan Menyesal
-
Mata Berkaca-kaca, Legislator Gerindra Jember Akui Khilaf Main Game Sambil Merokok saat Rapat
-
Tindak Lanjut Usai Kirab Budaya, KDM Bakal Tata Fasilitas Seni dan Budaya di Jabar
-
Guru Besar UMY Warning Pemerintah: Jangan Nekat Pindah ke IKN Kalau Belum Siap!
-
Peringatan Terakhir! Gerindra Tak Segan Copot Achmad Syahri dari DPRD Jember Usai Viral Merokok
-
Menakar Wacana Dedi Mulyadi: Mungkinkah Jawa Barat Hidup Tanpa Pajak Kendaraan?