Suara.com - Sekretaris Pribadi mendiang Presiden ke-3 RI BJ Habibie Rubijanto mengatakan belum ada perwakilan Keluarga Cendana yang hadir melayat ke rumah duka. Pun dalam acara lain, Keluarga Cendana tidak terlihat hadir.
Keluarga Cendana yang dimaksud ialah keluarga dari Presiden ke-1 RI Soeharto. Rubijanto mengatakan tidak ada perwakilan dari keluarga itu hadir ketika Habibie tutup usia.
"Nggak ada (geleng kepala), mungkin mereka sibuk, sedang ke luar kota, saya tidak tahu," kata Rubi di rumah duka, Jalan Patra Kuningan XIII Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019).
Lebih jauh, Rubi juga menyebut setiap keluarga Habibie menggelar acara dan mengundang, keluarga Cendana tidak hadir sebagai undangan.
"Setiap acara besar, acara ulang tahun, acara buka puasa kita selalu undang. Belum pernah (hadir)," ujarnya.
Pun dengan karangan bunga Partai Berkarya yang sempat dikabarkan dikirimkan ke rumah duka. Rubi tidak mengetahui pasti adanya bunga karangan itu.
"Saya enggak ngeh kalau karangan bunga, tapi saya tidak melihat secara fisik (keluarga Cendana) hadir," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!