Suara.com - Komisi III DPR RI telah menetapkan lima pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terpilih di bawah pimpinan Irjen Firli Bahuri sebagai Ketua KPK periode 2019-2023. Irjen Firli dinilai menjadi capim terbaik dalam uji kelayakan dan kepatutan.
Kepala Kelompok Komisi III Herman Hery mengaku tidak heran seluruh anggota Komisi III yang berjumlah total 56 orang memilih Irjen Firli Bahuri. Sebab Kapolda Sumatra Selatan itu dinilai sukses menjawab tudingan miring yang ditujukan kepadanya.
"Kenapa 56 memilih Pak Firli?, (karena) dia dizalimi, terkesan dizalimi dengan berbagai opini, dan waktu kami melakukan fit and proper test, dia bisa mempertanggung jawabkan apa yang dituduhkan," kata Herman Hery kepada wartawan di Ruang Rapat Komisi III DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (13/9/2019).
Politisi PDI Perjuangan itu kemudian membantah jika ada orang atau kelompok yang menuding ada permainan DPR RI di balik penetapan Firli Bahuri sebagai Ketua KPK baru.
"Saya sendiri tidak mengerti operasi (permainan) apa? buktinya kami voting, kalau ada operasi, kenapa tidak cara dengan aklamasi saja, saya kira itu bentuk dari profesionalisme yang kami tunjukkan ke masyarakat," ujar Herman.
Sementara terkait masukan dari berbagai pihak, bahkan dari pimpinan KPK periode 2015-2019, Herman menyebut semua masukan yang masuk hanya ditampung, tidak ada kewajiban DPR untuk menindaklanjutinya.
"Kami tidak diatur untuk harus mempertimbangkan (masukan KPK), tetapi semua masukan kami tampung dan kami punya kebebasan untuk memilih, seperti saya katakan sejak awal kami tidak akan bisa digiring, kami tidak bisa ditekan, kami tidak mau diatur, kami punya kebebasan," ujar Herman.
Lima nama pimpinan KPK periode 2019-2023 ditetapkan melalui rapat pleno penetapan Pimpinan KPK pada Jumat (13/9/2019) pukul 01.00 WIB dini hari.
Keputusan itu diambil setelah 56 anggota Komisi III DPR RI melakukan uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test terhadap 10 calon pimpinan KPK pada Rabu (11/9/2019) dan Kamis (12/9/2019).
Baca Juga: DPR Minta Pimpinan KPK yang Baru Bersinergi dengan Aparat Penegak Hukum
Berdasarkan hasil voting, Kapolda Sumsel Irjen Firli Bahuri meraih 56 suara alias menang total dan ditetapkan sebagai ketua KPK.
Disusul Alexander Marwata (53 suara), Nurul Ghufron (51 suara), Nawawi Pomolango (50 suara), dan Lili Pintauli Siregar (44 suara). Keempatnya menjadi wakil ketua KPK.
Mereka berlima menyingkirkan nama Luthfi Jayadi Kurniawan (7 suara), Sigit Danang Joyo (19 suara), Johanis Tanak (0 suara), Roby Arya (0 suara), dan I Nyoman Wara (0 suara).
Selanjutnya, hasil rapat pleno penetapan capim KPK ini akan dibawa ke rapat paripurna DPR RI yang akan digelar pekan depan.
Berita Terkait
-
DPR Minta Pimpinan KPK yang Baru Bersinergi dengan Aparat Penegak Hukum
-
Irjen Firli Jadi Ketua KPK Tanpa Voting, Komisi III: Sudah Ada Kesepakatan
-
Sah! Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli Bahuri Jadi Ketua KPK 2019-2023
-
Tok! Ini 5 Pimpinan KPK Baru Pilihan DPR RI
-
Komisi III DPR Gelar Voting Pilih Pimpinan KPK Jumat Dini Hari
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas