Suara.com - Pemerintah Provinsi Riau menyiagakan 14 posko pelayanan kesehatan bagi warga yang terkena dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Pekanbaru. Sebanyak 39.277 warga di Provinsi Riau menderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) akibat polusi kabut asap sepanjang Agustus hingga awal September 2019.
Warga bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dan obat gratis di posko-posko tersebut. Layanan posko kesehatan antara lain bisa diperoleh di Aula Dinas Sosial Provinsi Riau di Jalan Sudirman, Aula Dinas Kesehatan Provinsi Riau di Jalan Cut Nyak Dien III, Aula Bappenda Provinsi Riau di Jalan Sudirman, Balai Rehabilitasi Sosial Anak Memerlukan Perlindungan Khusus (BRS-AMPK) di Jalan Sekolah, dan Aula Rumah Sakit Jiwa Tampan di Jalan HR Soebrantas.
Posko kesehatan juga ada di Aula Kantor Dinas perhubungan Provinsi Riau di Jalan Sudirman, Kantor Dinas PUPR di Jalan SM Amin, UPT Industri Pangan, Olahan, dan Kemasan Dinas Perindustrian Provinsi Riau di Jalan Hangtuah Ujung Kulim, Mal Pelayanan Terpadu Kota Pekanbaru di Jalan Sudirman, dan UPT Bapelkes Dinas Kesehatan Provinsi Riau di Jalan Chandra Dimuka No. 10 Panam.
Layanan tersebut juga tersedia di Pusat Informasi Karhutla Rumah Jabatan Kepala Bappeda di Jalan Gajah Mada No. 26, Rumah Jabatan Asisten II di Jalan Gajah Mada No. 18, Rumah Jabatan Asisten III di Jalan Gajah Mada No. 20, dan Rumah Jabatan Kepala Dinas Sosial di Jalan Diponegoro.
"Selain itu, RSUD Arifin Achmad, RSUD Petaka Bumi, dan semua rumah sakit swasta sebagai Posko Pelayanan Kesehatan Dampak Asap. Bagi masyarakat yang terkena dampak asap bisa mendapatkan pelayanan kesehatan di sana," kata Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Riau Ahmad Syah Harrofie kepada wartawan pada Minggu (15/9).
Dinas Kesehatan Provinsi Riau menyediakan Public Service Call (PSC) dinomor 119 bagi warga membutuhkan pelayanan kesehatan akibat kabut asap.
"Tim dari PSC siap melayani selama 24 jam untuk masyarakat Kota Pekanbaru," kata Ahmad Syah. (Antara)
Berita Terkait
-
Heboh Ular Piton Hangus Terbakar di Hutan Kalimantan, Bikin Warganet Sedih
-
Video Viral Kabut Asap Banjarbaru, Pemotor Khawatir Tabrak Truk Pertamina
-
Thread Ini Ungkap Kondisi Kebakaran Hutan Kalimantan dari Satelit Nasa
-
Ini Makanan Ampuh Penangkal ISPA saat Terkepung Kabut Asap
-
Kepala BNPB: 40 Ribu Hektare Lahan Gambut di Riau Terbakar
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara