Suara.com - Kabut asap di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan semakin membuat jarak pandang lalu lintas sangat terbatas.
Kondisi tersebut terlihat dari video yang dibagikan seorang pengendara bermotor, diikuti dengan keluhan terkait keselamatan.
Melalui Twitter, @yandachitta mengimbau warganet yang berada di Banjarbaru untuk lebih berhati-hati dalam berkendara.
Dirinya khawatir jika terjadi tabrakan antara mobil atau truk di jalan dengan kendaraan lain.
Pasalnya, ia sendiri mengaku tak bisa melihat truk besar pengangkut tabung gas LPG yang melaju di depannya.
"Teman-teman daerah Banjarbaru dan sekitarnya, hati-hati ya. Ini tadi pagi di daerah Ulin lewat Trikora. Padang asap! Mobil Pertamina yang LPG aja segede itu di depan enggak kelihatan! Deg-degan takut tiba-tiba ada truk atau mobil :( Pak @jokowi tolong :( #IndonesiaDaruratAsap #SaveKalimantan," cuit @yandachitta, Sabtu (14/9/2019).
Terdapat tiga video dan empat foto yang ia unggah di Twitter. Ketujuhnya berwarna abu-abu, menunjukkan tebalnya kabut asap di sana.
Hingga berita ini ditulis, kicauan @yandachitta telah di-retweet lebih dari 13 ribu kali.
Banyak warganet mendesak pemerintah untuk segera menyelesaikan permasalahan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ini.
Baca Juga: Sales Mobil Manfaatkan Kabut Asap di Riau untuk Jualan, Seperti Apa?
Sejak beberapa waktu lalu, hutan di beberapa kota Indonesia, khususnya di Sumatra dan Kalimantan, kembali diterpa kebakaran hebat.
Berbagai dampak buruknya pun telah terjadi, antara lain, ribuan bayi terserang infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA, jadwal penerbangan ditunda, hingga F1 di Singapura terancam batal karena kabut asap di Indonesia sampai ke Malaysia dan Singapura.
Berita Terkait
-
Pesawat Lion Air Batal Mendarat di Juwata karena Kabut Asap
-
F1 Singapura Terancam Batal Akibat Kabut Asap Indonesia
-
Thread Ini Ungkap Kondisi Kebakaran Hutan Kalimantan dari Satelit Nasa
-
Ini Makanan Ampuh Penangkal ISPA saat Terkepung Kabut Asap
-
Kepala BNPB: 40 Ribu Hektare Lahan Gambut di Riau Terbakar
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam