Suara.com - DPRD Jakarta periode 2019-2024 menggelar rapat paripurna pertama hari ini, Kamis (19/9/2019). Rapat paripurna ini beragendakan pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) tahun 2019.
Sebanyak 12 anggota dewan Kebon Sirih tidak hadir pada rapat ini. Pantauan Suara.com, rapat paripurna pertama sejak anggota DPRD dilantik 26 Agustus lalu dihadiri oleh banyak anggota DPRD.
Berdasarkan daftar kehadiran rapat, diketahui dari 106 anggota DPRD Jakarta, 94 diantaranya hadir dan mengisi daftar hadir. Sementara 5 orang dinyatakan meminta izin untuk tidak mengikuti rapat.
Hal ini dikonfirmasi oleh salah satu petugas daftar hadir. Ia menyebut 12 orang sisanya tidak hadir tanpa keterangan.
"Ini yang hadir 94 (anggota), lima orang izin. Sisanya tidak ada keteranganya ya," kata petugas tersebut di gedung DPRD, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (19/9/2019).
Pengisian daftar hadir menggunakan tanda tangan secara manual di lembar daftar hadir yang tersedia di bagian belakang ruang rapat. Terlihat sampai rapat usai, petugas masih berkeliling meminta tanda tangan dari para anggota dewan.
Meski demikian, petugas tersebut tidak mau memberikan rincian nama-nama anggota DPRD yang tidak hadir. Begitu pula dengan jumlah kehadiran tiap fraksi juga tak mau ia berikan ke media.
Rapat ini dimulai sekitar pukul 14.00 dan berakhir sekitar pukul 14.35 WIB. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang turut hadir menganggap rapat tersebut sangat singkat.
"Enggak ada yang khusus, tadi cuma pengesahan saja. Sidang paling singkat rasanya," kata Anies.
Baca Juga: Anies Kirim Bantuan Karhutla, Ferdinand: Beresin Jakarta Dulu Lah Pak
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Militerisme Menguat! 1.047 Pembela HAM Diserang di Era Prabowo-Gibran
-
Resmi! Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya: Dia Pelaku Utama
-
Jejak Kelam Taufik Hidayat: Mantan Istri Juga Pernah Disiksa, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain
-
Jakarta Rayakan HUT ke-499 dengan Komitmen Mengutamakan Kualitas Hidup Penduduk
-
Menkes Budi Ungkap Faktor Utama Masyarakat Masih Anti Vaksin: Takut Demam, Kurang Literasi
-
KPK Cecar Presiden Borneo FC Nabil Husein Soal Aliran Uang Batu Bara Rita Widyasari
-
Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar
-
Penyekap Wanita di Bandung Buron, Polisi Didesak Kerahkan Kemampuan Terbaik TangkapTaufik Hidayat
-
Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim
-
Wamendikdasmen Akan Cek Dugaan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam