Kali ini, ia mengalihkan poin jawabanya dengan memuji dirinya sendiri sebagai politikus yang paling sering berdialog.
"Saya berani bilang bahwa saya termasuk politisi yang paling banyak masuk kampus dan berdialog dengan mahasiswa. Saya bisa klaim itu. Harusnya ada juara kalau saya bisa juara untuk itu," gurau pria 47 tahun itu.
Najwa Shihab pun lagi-lagi harus mengulang pertanyaan yang sama seperti yang disampaikannya sejak awal.
"Tapi kembali ke tadi, Bang Fahri, ketika Anda mengatakan ini permainan, presiden mau dilumpuhkan sampai keluar Perppu. Itu tudingan ke siapa? Siapa yang bermain?" tanya wanita yang sudah belasan tahun berkecimpung di dunia jurnalistik itu.
"Jadi karena kita ini ada dalam perbedaan yang paradigmatik sifatnya. Sebagian menganggap bahwa KPK itu harus dijaga, mohon maaf, "kesuciannya" karena dia adalah instrumen kita dalam berjuang melawan koruptor-koruptor ini. Itu satu mazhab," ucap Fahri Hamzah, tetap belum sampai ke inti pertanyaan Najwa Shihab.
Tak ayal, Najwa Shhab bertanya lagi, "Bang Fahri, Anda tidak menjawab pertanyaan saya, permainan siapa ini Bang?"
"Presiden yang seharusnya punya permainan, dialah yang harusnya menentukan dan ditagih, kok korupsinya enggak selesai. Dan dia harus membuat definisi, "saya akan selesaikan ini dalam lima tahun,"" lanjut Fahri Hamzah.
Namun, pernyataan itu diabaikan oleh Najwa Shihab, yang tak henti-hentinya mengejar jawaban yang sesuai dengan pertanyaannya.
"Dalam konteks ketika Anda mengatakan, "ada permainan, mau melumpuhkan." Apakah itu yang dilakukan teman-teman mahasiswa sekarang, itu yang dilakukan? Ada permainan untuk melumpuhkan presiden?" tanya Najwa Shihab dengan nada yang agak dinaikkan.
Baca Juga: Beda Aksi Mahasiswa 1998 dengan 2019: Gembira Ria Lawan Penguasa
Sementara itu, Fahri Hamzah tetap santai mengatakan, "Entar dulu, makanya saya jawab dulu dong."
Najwa Shihab pun sedikit menunjukkan kekesalannya, mendengar jawaban Fahri Hamzah yang tak kunjung sampai pada intinya.
"Langsung dijawab Bang Fahri, soalnya muter-muter, langsung to the point," keluh Najwa Shihab sambil menggerakkan tangannya seperti ombak.
Penonton terhibur melihatnya, sehingga mereka tertawa lalu bersorak dan bertepuk tangan.
Lalu Fahri Hamzah memberikan jawaban sambil sedikit bercanda untuk Najwa Shihab.
"Gini lo, ya kalau kita jalan-jalan, muter-muter itu kan lebih romantis," katanya, disoraki penonton lagi.
Berita Terkait
-
Fahri Klaim Bisa Berantas Korupsi dalam 5 Tahun, Respons Haris Disoraki
-
Dinamai Fahri Hamzah, Mahasiswa yang Ikut Demo Viral Curhat soal Namanya
-
Marcella Zalianty Sayangkan Terjadinya Kekerasan saat Demo Mahasiwa di DPR
-
Perihal Ajakan Demo di DPR, Ini Respons Ketua PP Jakmania
-
Viral Aniaya Mahasiswa saat Demo, 5 Polisi Ditangkap
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Langit Jakarta 'Bocor', Mengapa Modifikasi Cuaca Tak Digunakan Saat Banjir Melanda?
-
Debit Air Berpotensi Naik, Ditpolairud Polda Metro Jaya Sisir Permukiman Warga di Pluit
-
Bus TransJakarta Hantam Tiang PJU di Kolong Tol Tanjung Barat, Satu Penumpang Terluka!
-
El Clasico Legenda Bakal Hadir di GBK, Pramono Anung: Persembahan Spesial 500 Tahun Jakarta
-
Jakarta Dikepung Banjir, Ini 5 Cara Pantau Kondisi Jalan dan Genangan Secara Real-Time
-
Superflu vs Flu Biasa: Perlu Panik atau Cukup Waspada?
-
BNI Pertegas Dukungan Sekolah Rakyat untuk Perluas Pemerataan Pendidikan Nasional
-
Tutup Rakernas I 2026, PDIP Umumkan 21 Rekomendasi Eksternal
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter