Suara.com - Kepala Suku Dinas (Sudin) Perhubungan Jakarta Pusat, Harlem Simanjuntak, mengatakan petugas Dishub bernama Nurcholis telah dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta. Nurcholis sebelumnya dikeroyok oknum Ojek Online (Ojol) karena tak terima ditegur parkir sembarangan.
Harlem menuturkan, Nurcholis tergabung dalam Tim Tindak Ojol dan sedang melakukan penindakan rutin terhadap kendaraan yang parkir di bahu jalan atau trotoar sekitar pukul 08.00 WIB.
Para petugas, kata Harlem, mendapati ada kendaraan yang terparkir di bahu jalan tanpa ada pengendaranya di tempat di kawasan Patung HKSN, tepatnya pintu masuk Stasiun KA Senen. Nurcholis dan petugas Dishub hendak melakukan Operasi Cabut Pentil (OCP).
"Sebelum proses OCP dilakukan ada yang memprovokasi sehingga terjadi adu mulut petugas dengan pengemudi dan warga sekitar yang tidak terima di OCP," ujar Harlem melalui keterangan tertulis, Kamis (26/9/2019).
Selain adu mulut, Harlem menyebut ada pihak yang memprovokasi untuk memukuli Nurcholis. Akhirnya Nurcholis dipukuli oleh beberapa orang.
Karena kejadian itu, Nurcholis dilarikan ke RSCM Jakakarta Pusat dengan kondisi hidung berdarah. Selaim menerima perawatan, Nurcholis juga divisum untuk menjadi laporan ke kepolisian.
"Anggota yang dikeroyok diarahkan ke RSCM untuk melakukan proses visum dan saat ini sedang dilakukan proses LP di Polres Metro Jakarta Pusat untuk segera ditindaklanjuti," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, warganet dihebohkan dengan beredarnya video seorang petugas Dishub DKI Jakarta bernama Nurcholis dikeroyok oknum Ojol yang tidak terima ditegur parkir sembarangan.
Baca Juga: Bawa Banyak Kardus di Motornya, Driver Ojol Bagikan Ini ke Peserta Demo
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko
-
Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan