Suara.com - Partai Gerindra menepis kabar meminta jatah menteri kepada Presiden Jokowi. Gerindra hanya menyerahkan konsepsi pembangunan untuk dipertimbangkan Jokowi.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyebutkan, ada tiga konsep yang ditawarkan kepada pemerintah yakni tentang ketahanan pangan, ketahan keamanan dan ketahanan energi.
“Kalau diterima kan kami baru tahu bidang-bidang apa yang menjadi prioritas, dan setelah bidang-bidang itu disetujui, baru nanti bicara orang,” kata Dasco di DPR, Selasa (8/10/2019).
Sembari menunggu konsep-konsepnya diterima, Dasco tak memungkiri Gerindra telah menyiapkan orang untuk ikut masuk di dalam kabinet, apabila ada permintaan. Namun ia tak merinci siapa-siapa saja orang yang dimaksud.
“Mungkin sudah, tapi saya tak tahu persis orang-orangnya. Tapi kalau konsepnya diterima, mungkin sudah,” ujar Dasco.
Terkait kabar Gerindra meminta kursi Menteri Pertahanan dan Menteri Polhukam, Dasco membantah. Tetapi ia mengakui, salah satu kursi menteri yang diincar kalau konsep ketahanan pangan diterima Jokowi adalah Menteri Pertanian.
“Ya kalau diterima, ya mungkin pos itu yang diberikan. Tapi yang penting, penentuannya adalah presiden, dia yang punya hakpreogratif.”
Berita Terkait
-
Gerindra Disebut Ditawarkan Masuk Kabinet, Ngabalin: Enggak Usah Lempar Isu
-
Jokowi Diingatkan Berpihak ke Rakyat dan Tak Takut Tekanan
-
Perbaikan Draf UU KPK Typo Bakal Diserahkan DPR Sebelum Jokowi Dilantik
-
Masinton: Belum Ada Berita Negara Sudah Minta Perppu, Ngebet Banget
-
Khawatir Ganggu CFD, Pelantikan Jokowi Ditunda Jadi Minggu Sore
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
KPK Cecar Presiden Borneo FC Nabil Husein Soal Aliran Uang Batu Bara Rita Widyasari
-
Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar
-
Penyekap Wanita di Bandung Buron, Polisi Didesak Kerahkan Kemampuan Terbaik TangkapTaufik Hidayat
-
Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim
-
Wamendikdasmen Akan Cek Dugaan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam
-
Pengurus BEM Fakultas UBK yang Tampung Suap Rp20 Juta Terancam Sanksi Akademik
-
Bapemperda DPRD DKI Jakarta Dorong PAM Jaya Percepat Perbaikan Pipa
-
Gerak Cepat Tangani Rob Pati, Ahmad Luthfi Siapkan Rp400 Juta untuk Rehabilitasi Tanggul
-
Alasan Kesehatan, Hakim Bacakan Vonis Nadiem Makarim Selasa Pekan Depan
-
Ikatan Keluarga Dewan DPRD DKI Perkuat Organisasi dan Pengabdian Masyarakat