Suara.com - Viral di media sosial cerita korban penipuan rumah kosong yang mendadak dijadikan kos-kosan oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Kisah itu dibagikan oleh pengguna Instagram berinisial Y, Senin (7/10/2019). Ia mengunggah foto bangunan yang kekinian jadi sengketa.
Dalam keterangannya, wanita itu memberikan surat terbuka kepada pria berinisial SBH yang disebut telah melakukan penipuan, lantaran mengambil alih bangunan milik ibunya secara ilegal.
Awalnya, Y bercerita SBH berniat membeli rumah ibunya yang ada sebuah kompleks di Bandung, Jawa Barat pada 2017.
Namun, selang berapa waktu pria itu tak kunjung memberi kepastian hingga pada akhirnya secara ilegal menjadikan rumah tersebut sebagai kos-kosan 14 kamar.
"Dua tahun tidak disinggahi, kenapa rumah kami berubah menjadi kos-kosan 14 kamar yang sudah beroperasi satu tahun secara ilegal ya?" tanya dia.
Padahal rumah itu belum pindah tangan dan secara hukum milik ibunya. Wanita itupun mengaku, sejak dua tahun lalu ia berusaha untuk meminta pertanggungjawaban SBH namun tidak ada kejelasan.
"Kami coba hubungi bapak untuk kejelasan dan pertanggungjawaban hal ini, baik melalui telpon/WA/SMS tapi bapak terus menghindar tidak merespon. Kenapa lari pak?" ucapnya.
Alhasil, karena geram keluarga Y menyegel bangunan yang kekinian menjadi kos-kosan. Yang bersangkutan diberikan waktu untuk bertanggung jawab beberapa hari ke depan.
Baca Juga: Kasus Penipuan Umrah Damtour, Kuasa Hukum: Klien Kami Siap Ganti Rugi
"Dan kami beri waktu dua minggu sampai tanggal 19 Oktober 2019 untuk mengosongkan bangunan dan bertanggungjawab atas hal ini. Jika tidak ada penyelesaian maka akan kami proses ke ranah hukum," tegasnya.
Di lain pihak, cerita korban penipuan tersebut tak hanya viral di Instagram namun juga media sosial lainnya.
Saat dibagikan kembali oleh seseorang di Twitter, muncul pengakuan dari sejumlah pihak yang juga menjadi korban penipuan SBH
Salah satunya, pengguna S yang mengaku ditipu saat tinggal di tempat kos-kosan SBH.
"Nder emang bapaknyaa penipu asli, aku waktu itu ngekos disitu selama setahun. Banyak janji dia, terus banyak orang juga yang datang ke rumah itu pernah polisi lah pernah kepala desa lah. Dan dia gakapok. Kita sebagai penghuni dulu ga nyaman banget selalu didatengin orang" tulis S.
Sementara warganet W yang juga menjadi korban, sampai kehilangan uang sebesar Rp 30 juta
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
AS-Iran Mainkan 'Game of Chicken' di Selat Hormuz: Blokade Trump Terancam Jadi Boomerang
-
AS Memblokade Selat Hormuz tapi Malah Kehabisan Rudal, Kini Keteteran?
-
Iran Peringatkan Kapal Perang AS yang Blokade Selat Hormuz dalam Jangkauan Rudal
-
Zulhas Bongkar Penyebab Minyakita Langka, Ternyata Bukan Soal Stok
-
Bukan Rudal Iran! Warga Israel Kocar-kacir Diserang Hewan Kecil yang Diistimewakan Alquran
-
33 Hari Kasus Andrie Yunus, KontraS Soroti Lambannya Penanganan dan Minim Transparansi
-
AS Diminta Pakai Logika Jika Ingin Negosiasi Ulang dengan Iran
-
7 Fakta Panas Sengketa Lahan Tanah Abang: Adu Klaim Menteri Maruarar Sirait vs Hercules
-
Deadline Seminggu, Kasatgas Tito Minta Pemda Percepat Pendataan Huntap Beserta Klasifikasinya
-
Batalyon Netzah Yehuda, Tentara Religius Israel yang Bawa Taurat saat Melakukan Kekejaman