- Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan hoaks mengenai pembukaan PPPK Tahap 3 belum ada pengumuman resmi.
- Kepala Biro SDMO BGN memastikan kabar tersebut tidak bersumber dari kanal resmi lembaga negara tersebut.
- BGN mengingatkan seleksi resmi pemerintah bebas biaya dan meminta publik waspada penipuan mengatasnamakan rekrutmen.
Suara.com - Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa informasi mengenai pembukaan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap 3 yang beredar di sejumlah platform media sosial adalah tidak benar alias hoaks. Hingga saat ini, BGN belum mengumumkan pembukaan rekrutmen PPPK Tahap 3.
Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO) BGN, Rahman, memastikan bahwa kabar tersebut bukan berasal dari sumber resmi lembaga. Ia menekankan pentingnya masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
“Perlu kami luruskan, BGN tidak pernah mengeluarkan pengumuman pembukaan PPPK Tahap 3 sebagaimana yang beredar. Informasi tersebut tidak benar dan bukan berasal dari kanal resmi kami,” ujar Rahman di Jakarta, Jumat (27/2).
Rahman menjelaskan, setiap proses rekrutmen di lingkungan BGN selalu mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan diumumkan secara transparan melalui saluran komunikasi resmi, baik website maupun akun media sosial terverifikasi milik BGN.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap potensi penipuan yang kerap memanfaatkan isu rekrutmen pegawai pemerintah. Menurutnya, seluruh proses seleksi resmi pemerintah tidak pernah memungut biaya dalam bentuk apa pun.
“Kami tegaskan bahwa seluruh proses seleksi resmi pemerintah tidak dipungut biaya. Jika ada pihak yang meminta sejumlah uang dengan mengatasnamakan rekrutmen BGN, itu dipastikan bukan bagian dari proses resmi,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, mengatakan klarifikasi ini penting untuk mencegah keresahan di tengah masyarakat sekaligus menjaga kredibilitas institusi negara.
“Penyebaran informasi palsu dapat merugikan masyarakat dan mencoreng nama lembaga negara. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya kembali,” kata Hidayati.
BGN menegaskan komitmennya terhadap transparansi dalam setiap kebijakan, termasuk dalam hal rekrutmen pegawai. Apabila di kemudian hari terdapat pembukaan formasi PPPK maupun jenis rekrutmen lainnya, pengumuman akan disampaikan secara resmi melalui kanal komunikasi yang telah terverifikasi.
Baca Juga: THR ASN, PPPK, Polisi dan TNI Cair Kapan? Ini Penjelasannya
Lembaga ini juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif memerangi hoaks dengan tidak menyebarluaskan informasi yang belum terkonfirmasi. Upaya tersebut dinilai penting guna menciptakan ruang informasi publik yang sehat, akurat, dan terpercaya
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029