Suara.com - Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Jakarta menyatakan menolak rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk membangun kembali Kampung Akuarium, Jakarta Utara. Kampung tersebut sebelumnya digusur Pemprov DKI era kepemimpinan Gubernur sebelumnya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Terkait itu, Fraksi Partai Gerindra akan coba meyakinkan politikus PDI Perjuangan di DPRD.
Wakil Ketua DPRD Jakarta nondefinitif dari fraksi Gerindra, Syarief mengatakan rencana Anies membangun rumah lapis dan kawasan wisata seharusnya didukung semua pihak. Terlebih lagi program tersebut sudah masuk di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DKI.
"Rencana itu bagus. Memenuhi janji kampanye dan itu sudah masuk di RPJMD," ujar Syarief saat dihubungi, Kamis (10/10/2019).
Syarief menyebut kebijakan membangun kembali Kampung Akuarium merupakan janji Anies saat kampanye di Pilkada Jakarta 2017 lalu. Menurutnya kewajiban Anies selaku Kepala Daerah adalah memenuhi janji-janji kampanyenya.
"Seberapa jauh dia memenuhi janji kampanye yang tertuang. Karena sebagai tolak ukur keberhasilan kepala daerah," jelasnya.
Selain PDI-P, Syarief menyebut pihaknya juga akan meyakinkan fraksi lain yang tidak setuju dengan rencana Anies. Menurutnya hal itu sudah menjadi kewajiban Gerindra selaku pengusung Anies sebagai Gubernur.
"Kita bantu meyakinkan dan berikan pemahaman. Insya Allah setuju lah," pungkasnya.
Sebelumnya, anggaran untuk pembanguan Kampung Akuarium sudah masuk di Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah tahun 2020. Namun PDI-P menyatakan akan menolaknya.
Baca Juga: Renovasi Rumah Dinas Ketua DPRD DKI Rp 3,6 Miliar, Lebih Mahal dari Anies
Ketua Fraksi PDI-P di DPRD Jakarta, Gembong Warsono mengatakan tidak akan menyetujuinya jika ada pembahasan di DPRD. Menurutnya rencana Anies ingin membangun rumah lapis dan kawasan wisata tidak sesuai dengan peruntukkan sebenarnya.
"Pasti tidak akan menyetujui. Yang kita setujui adalah gimana Pemrov akan mengembalikan lahan yang ada di kampung aquarium pada fungsinya," ujar Gembong saat dihubungi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN
-
ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika
-
Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota
-
Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai
-
Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP
-
Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan
-
Pengamat Sebut Masa Depan Politik Gibran Sangat Bergantung pada Pengaruh Jokowi
-
Pemadaman Listrik Berakhir! PLN Umumkan Pasokan Mulai Stabil
-
Polisi Siagakan 3.761 Personel Gabungan untuk Amankan Aksi di Monas dan Gedung DPR
-
Richard Muljadi Ditangkap Kasus Apa? Cucu Konglomerat Buronan Kejaksaan Terancam 8 Tahun di Bui