Suara.com - Detasemen Khusus Anti Teror 88 Mabes Polri menggeledah rumah kontrakan terduga teroris di Kampung Rawakalong RT 2/4, Nomor 88, Desa Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (13/10/2019).
Pantauan Suara.com, rumah kontrakan dengan lebar 2,5 meter ini sudah tak berpenghuni. Densus menggeledah rumah kontrakan berwarna biru ini.
Dari dalam kontrakan, Densus membawa sejumlah barang bukti seperti buku bacaan terkait Jihad, Khilafah maupun buku bergambar lambang bendera hitam bertuliskan tauhid. Ada juga barang seperti paku hingga kabel.
Informasi yang berhasil dihimpun, proses penggeledahan dilakukan usai diamankan salah seorang terduga teroris berinisial NAS (45).
Terduga teroris itu masuk dalam kelompok Abu Zee dan Abu Rara yang juga jaringan pelaku penusukan Wiranto di Pandeglang, Banten. Kuat disinyalir, terduga teroris juga telah berbai'at kepada Abu Bakar Al-Bagdadi (ISIS).
Hanya saja, tidak ada tim Densus yang dapat dimintai keterangan lebih dalam soal penggeledahan di lokasi kejadian. Mereka menyerahkan semua barang bukti ke Mabes Polri.
Abu Zee diketahui sebagai orang yang menikahkan Abu Rara dan Fitri Andriana penyerang Menko Polhukam Wiranto.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, beberapa barang bukti didapat seperti dua buah bendera, sebuah ikat kepala, dua buah topi, selembar foto pahlawan pembela Islam, tujuh buah buku.
Hingga kini, terduga masih diperiksa intensif oleh tim Densus 88. Selain bukti-bukti tadi, petugas juga membawa tiga buah bundel catatan, delapan kertas catatan ISIS dan sebuah pisau lipat.
Baca Juga: Densus 88 Geledah Rumah Abu Zee Wali Nikah Penusuk Wiranto
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!
-
Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang
-
Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!
-
Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara
-
Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!
-
KPK Geledah Rumah Ono Surono, Amankan Dokumen dan Barang Bukti Elektronik Kasus Suap Ijon Bekasi
-
Soal Isu Reshuffle Kabinet di Tengah Gejolak Geopolitik, Doli Kurnia: Pak Prabowo yang Tahu
-
Diburu dari Pontianak hingga Penang, The Doctor Otak Jaringan Narkoba Ko Erwin Akhirnya Tertangkap
-
Instruksi Prabowo: Kampus Harus Bantu Tata Ruang dan Perumahan Daerah
-
Respons Krisis Global hingga TNI Gugur di Lebanon, Parlemen RI Inisiasi Kaukus Perdamaian Dunia