Suara.com - Anies Baswedan kerap disebut sebagai Gubernur rasa Presiden oleh sejumlah pihak di media sosial. Menanggapi hal tersebut, Anies menyatakan hanya akan fokus mengurus Jakarta.
Pertanyaan soal julukan itu terlontar saat konferensi pers dua tahun kepemimpinan Anies di Jakarta.
Anies memang getol mengunggah soal program serta capaiannya selama menjadi orang nomor satu di Jakarta di media sosial seperti Twitter dan Instagram.
"Saya mengerjakan Jakarta, terus mengerjakan Jakarta, fokusnya disitu," ujar Anies di Balai Kota, Selasa (15/10/2019).
Anies mengaku tidak ingin lebih jauh menanggapi soal sebutan itu. Terlebih lagi julukan itu datang dari pihak luar yang ia tidak ketahui asal-usulnya.
"Dari dulu saya sampaikan fokusnya di situ, adapun istilah lain lain itu bukan dari kita. Kita fokusnya dari Jakarta," katanya.
Anies sendiri memang kerap diwacanakan akan maju pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Terlebih, mantan Mendikbud ini dikabarkan telah didukung Partai Nasdem untuk menggantikan Presiden Jokowi nantinya.
Belakangan juga ketua DPP Nasdem sendiri melakukan pertemuan dengan Anies. Dalam pertemuan itu juga disebut ada unsur politiknya.
Baca Juga: Sudah 2 Tahun Menjabat, Anies Mau Gandeng Swasta Bangun Rumah DP Rp 0
Berita Terkait
-
Kenapa Anies Tak Sebar Info Kegiatan Lagi ke Wartawan?
-
Dua Tahun Menjabat Gubernur, Anies Sebut Baru 40 Persen Programnya Tuntas
-
Anies Sebut Penyebab Banjir di Jakarta karena Kontur Tanah
-
Rugikan Pengendara karena Lebarkan Trotoar, Anies: Mau Nyaman Naik Umum
-
Dua Tahun Jabat Gubernur DKI, Anies Klaim Baru 40 Persen Program Tuntas
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa, Relawan PROBO Siap Kawal Program Strategis
-
Dari Limbah ke Pasar Dunia, Rahasia Wayan Sudira Ubah Sampah Kayu Laut Jadi Cuan Ekspor
-
Ukir Prestasi, Gus Ipul Apresiasi Siswa Sekolah Rakyat Surakarta
-
Viral Manusia Silver Todong Pisau di Kuta, Polisi Tangkap Pria Asal Bandung
-
Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus
-
Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum
-
Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah
-
Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar
-
Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer
-
Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan