Suara.com - Kasus cuitan bernada sindiran yang diunggah istri aparat hingga berujung hukuman copot jabatan menjadi perbincangan hangat belakangan ini.
Senada dengan hal itu, di media sosial muncul meme kocak aparat TNI yang mengimbau anggota keluarganya untuk bijak bermedia sosial.
Seperti foto yang diunggah jejaring sosial Instagram politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean, Selasa (15/10/2019).
Dalam unggahan tersebut, terlihat seorang pria berseragam TNI berdiri di hadapan seorang wanita dan empat anak-anak yang berbaris di halaman rumah.
Mereka yang menggunakan alas kaki sandal berdiri dengan posisi istirahat di tempat layaknya saat apel atau upacara.
Sambil tersenyum, pria tersebut seperti memberikan imbauan khusus kepada anggota keluarganya yang terlihat mendengarkan dengan seksama.
Lucunya, dalam foto itu ditambahkan keterangan, "Apel waspada medsos, agar istri jangan sampai salah bermedsos". Sementara Ferdinand Hutahean tidak memberikan keterangan dalam unggahannya.
Tak ayal, unggahan itu mengundang respons warganet. Mereka terhibur dengan meme tersebut dan membanjiri kolom komentar dengan emoji tertawa.
Diberitakan sebelumnya, sejumlah anggota TNI harus kehilangan jabatan karena ulah istri mereka yang memberikan komentar nyinyir atas kasus penusukan Menkopolhukam Wiranto di media sosial.
Baca Juga: Lanjutan Sidang Gus Nur, Kuasa Hukum: Jika Diputus Bersalah Kami Banding
Mereka di antaranya mantan Komandan Distrik Militer 1417 Kendari, Kolonel Kaveleri HS, anggota Satpomau Lanud Muljono Surabaya Peltu YNS dan Sersan dua Z yang berdinas di kavaleri berkuda di Bandung.
Selain terancam dicopot dari jabatannya, ketiganya diganjar dengan sanksi militer berupa penahanan ringan selama 14 hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Jalankan Instruksi Prabowo, Kemnaker Siap Perluas Program Magang ke Luar Negeri
-
Siasat Ngirit KSAU: Pesawat Tempur Latihan Sambil Patroli, Hemat BBM Tanpa Kurangi Pengawasan
-
Kronologi AS-Iran Kembali Memanas Gegara Ulah Israel, Gencatan Senjata Gagal?
-
Kemnaker Usul Tambah Kuota Program Magang 2026 hingga 150 Ribu Orang
-
Meski Sepakat Gencatan Senjata, Donald Trump Blak-blakan Militer AS Masih Siaga di Dekat Iran
-
Sentil BGN Borong Motor Listrik, Hasto PDI-P: Belajarlah dari Gojek, Jangan Hamburkan Anggaran
-
Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar, Bantah Terima Dana Rp50 M di Kasus Ijazah Jokowi
-
AMSI Minta Dewan Pers Lindungi Magdalene dari Pembatasan Akses Konten
-
Riset WRI Ungkap Paradoks Banjir: Investasi Besar Tak Selalu Kurangi Risiko, Kenapa?
-
DPR Kutuk Serangan Israel ke Beirut, Dinilai Cederai Gencatan Senjata IranAS