Suara.com - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto berterimakasih pada segenap pihak yang memberi dukungan atas kesembuhannya. Diketahui, Wiranto di tusuk anggota teroris JAD, Syahrial Alamsyah alias Abu Rara.
Wiranto berterima kasih pada Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga masyarakat yang mendoakan kesembuhannya.
"Saya juga pada kesempatan yang sangat baik ini saya menyampaikan hormat, terima kasih ya kepada bapak presiden, bapak wakil presiden, bapak wakil presiden terpilih, menteri Kabinet Kerja, kepala badan, bahkan para kiai para ustaz para alim ulama para tokoh masyarakat yang telah mendukung dan mendoakan saya untuk melakukan perawatan di RSPAD Gatot Soebroto untuk kesembuhan saya setelah mengalami musibah seperti itu," kata Wiranto di kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Sabtu (19/10/2019).
Selain itu, mantan Panglima ABRI tersebut turut berterima kasih pada jajaran Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto dan Rumah Sakit Pandeglang atas perawatan yang diberikan. Diketahui, Wiranto dirawat selama sembilan hari.
"Saya tadi telah menyampaikan ucapan terima kasih ya kepada seluruh awak medis baik di Menes, Rumah Sakit Pandeglang, dan utamanya Rumah Sakit Gatot Soebroto yang telah memberikan perawatan yang maksimal ya untuk kesembuhan saya," kata Wiranto.
Sebelumnya, Wiranto mendadak mendatangi kantornya di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Sabtu (19/10/2019). Ia datang ke kantor setelah keluar dari Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto pada hari yang sama.
Wiranto mengatakan, kedatangannya tersebut guna bersilahturahmi dengan jajarannya menjelang akhir jabatannya.
Baca Juga: 9 Hari Dirawat Plus Operasi, Wiranto Tampak Jalan Kaki Tinggalkan RSPAD
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam
-
Kritik Tajam ke Prabowo Soal IKN: Politisi PDIP Minta Stop Pembangunan Baru, Fokus Ini!
-
Mahfud MD Sebut Jaksa Tidak Fair dalam Kasus Nadiem Makarim, Ini Alasannya
-
Ini 5 Fakta Kerusakan Hutan di Indonesia yang Jadi Sorotan Dunia
-
Komisi III DPR Perjuangkan Nasib Hakim Ad Hoc dengan Syarat Mutlak Jangan Mogok Sidang