Sedangkan Tabung Listrik merupakan alat penyimpanan energi (energy storage) layaknya power bank, yang digunakan melistriki rumah. Cukup dengan plug-and-play, masyarakat di pedalaman Papua sudah dapat memanfaatkan listrik dengan Talis, untuk kebutuhan penerangan hingga menyalakan televisi. Talis dapat diisi ulang di Stasiun Pengisian Energi Listrik (SPEL).
Sementara PLTBm adalah pembangkit listrik skala kecil yang memanfaatkan potensi energi biomassa, seperti bambu, kayu, serat kelapa sawit dan bahan organik kering lainnya. Pembakaran biomassa menghasilkan uap air bertekanan yang memutar turbin, kemudian menggerakkan generator untuk menghasilkan listrik. PLTBm yang dikembangkan oleh PLN Regional Maluku dan Papua berkapasitas 3 – 10 kW.
Seperti yang kita kenal selama ini Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), menjadi alternatif melistriki daerah yang sulit dijangkau oleh transportasi darat. Karena itu dengan mengandalkan sumber energi matahari, maka sangat cocok untuk kawasan terpencil. Energi listrik disalurkan melalui jaringan tegangan rendah atau digunakan sebagai SPEL untuk Talis / Energy Storage (cadangan energi).
Adapun dalam rangkaian acara peluncuran ini, turut hadir perwakilan berbagai pihak yang telah berkontribusi penting, menyukseskan survey Ekspedisi Papua Terang, di antaranya, perwakilan para anggota TNI AD. Para mahasiswa dan peneliti dari berbagai kampus pun turut hadir dalam acara peluncuran, untuk menyampaikan presentasi mereka.
Demikian juga para mahasiswa dari kelima kampus tersebut, turut menggaungkan dukungan terhadap Program Ekspedisi Papua Terang, 1.000 Renewable Energy for Papua. Keunikan para milenial dalam menyuarakan dukungannya kepada Ekspedisi Papua Terang sekaligus penggunaan energi listrik dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari, ditunjukkan dengan menaiki MRT dari Stasiun Fatmawati hingga Stasiun Bundaran HI, seraya mengenakan ikat kepala dan riasan wajah khas Papua.
Dengan penuh percaya diri mereka lantas berswa foto seraya mengajak masyarakat lainnya untuk turut serta menunjukkan kepeduliannya. “Tujuan dilakukannya kegiatan ini, selain mendukung Program Ekspedisi Papua Terang, 1000 Renewable Energy for Papua, sekaligus mendukung aktivitas penggunaan listrik dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satunya dengan menggunakan alat transportasi massal-MRT guna mengurangi konsumsi bahan bakar fosil. Ini sekaligus dilakukan dalam rangkaian kegiatan ecomoving, yang juga sedang dikampanyekan oleh PLN,” pungkas Rofik.
Berita Terkait
-
Kado Istimewa bagi Pelanggan, PLN Gelar Gebyar Kemerdekaan 2019
-
Mitsubishi Gandeng PLN untuk Pasang Charger Mobil Listrik di Rumah
-
Bandara Soekarno Hatta Akan Punya Tempat Charger Baterai Mobil Listrik
-
Dukung KBL Berbasis Baterai, Dua Persero Teken MoU
-
Kenalkan Inovasi Listrik, PLN Bakal Gelar Friday Innovation Night
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
-
Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma
-
Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi
-
Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas
-
Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo
-
PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah
-
Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor
-
Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat
-
Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja
-
Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura