Suara.com - Roki Siahaan, kakek berusia 60 tahun, ditemukan dalam kondisi lemah di kawasan Jalan Turi, tepatnya di sekitar Kampus Universitas Islam Sumatera Utara, Kota Medan. Warga Gang Gelatik, Pasar 9 Tembung itu ditemukan dalam kondisi terserang stroke.
Atas arahan Kapolda Sumatera Utara Irjen Agus Andrianto, sang kakek dievakuasi oleh relawan dari organisasi kemanusiaan, bersama personel kepolisian ke Rumah Sakit Bhayangkara, Medan, Sabtu (26/10) malam akhir pekan lalu.
“Informasi yang kami terima, kakek itu dibawa dua orang dari rumahnya, kemudian diturunkan dan ditinggalkan begitu saja di Jalan Turi,” kata Lika dari Relawan Respek Peduli yang membantu kakek itu, seperti diberitakan Kabarmedan.com--jaringan Suara.com, Senin (28/10/2019).
Saat ditemukan, kakek malang itu tergeletak beralaskan kardus di salah satu bangunan di pinggir jalan. Meski dalam keadaan sadar, ia tak mampu bergerak.
“Kakek itu tidak pikun. Kejadiannya pada 25 Oktober 2019 malam. Kakek tersebut juga ingat alamat rumahnya, nama istri dan anaknya,” ungkapnya.
Sebelum menderita stroke, Roki diketahui bekerja sebagai sopir angkutan umum.
“Kondisi kakek Roki sempat pucat dan badannya dingin. Saat dipanggil-panggil kurang mendengar,” bebernya.
Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto mengatakan, pertolongan yang diberikan kepada sang kakek merupakan bentuk bakti kesehatan dan bakti sosial kepolisian dalam melayani masyarakat.
“Kepolisian merupakan perpanjangan tangan pemerintah. Negara harus hadir untuk masyarakat yang butuh pertolongan,” jelasnya.
Baca Juga: Geledah 5 Lokasi, KPK Sita Mobil Milik Staf Protokol Wali Kota Medan
Dirinya berharap, hal ini dapat bermanfaat dan dirasakan masyarakat.
“Memang belum banyak yang kami kerjakan. Namun apa yang kami lakukan bisa dirasakan masyarakat. Selama kita hidup kita harus berikan kebaikan,” kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer