Suara.com - Kebakaran besar merebak hari Rabu (30/10) pagi di California selatan, sehingga para pegawai perpustakaan Presiden Ronald Reagan dan penduduk didekatnya terpaksa mengungsi.
Pejabat pemadam kebakaran kabupaten Ventura Brian McGrath mengatakan kebakaran yang disebut Easy Fire itu dimulai tidak lama setelah jam enam pagi dan telah memusnahkan 165-hektar kawasan semak belukar dalam waktu dua jam.
Badan cuaca nasional mengatakan, kebakaran yang terjadi di Lembah Simi itu, kira-kira 64 km dari pusat kota Los Angeles, disebabkan angin Santa Ana yang sangat berbahaya dalam beberapa tahun terakhir.
Para pejabat tidak tahu berapa banyak penduduk yang diperintahkan mengungsi.
Kebakaran juga sedang terjadi di bagian utara negara bagian California, tapi kata para pejabat, kekuatan hembusan angin disana sudah agak berkurang.
Kedua kawasan negara bagian California itu selalu menghadapi cuaca panas dan kering pada akhir tahun, yang memicu terjadinya kebakaran besar yang terus meluas karena hembusan angin yang kuat.
Sumber: VOA Indonesia
Berita Terkait
-
Kebakaran Hancurkan Kastil Shuri, Situs Warisan Dunia di Jepang
-
Pesta Halloween Berubah Jadi Drama Penembakan, 3 Orang Tewas
-
Kamis Pagi, 4 Kebakaran Terjadi di Ibu Kota Jakarta
-
Korsleting, Kebakaran di Dekat Stasiun Taman Kota Hanguskan 24 Rumah
-
Kebakaran di Stasiun Taman Kota, Kereta Bandara Tak Bisa Jalan
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Potret Masalah Pangan Jakarta Jelang Ramadan, Apa Saja?
-
Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi, Istri H.M Kunang Dicecar KPK Soal Pertemuan dengan Pengusaha Sarjan
-
Jaga Stabilitas Harga Daging Jelang Ramadan di Jakarta, Dharma Jaya Impor Ratusan Sapi
-
Santunan Korban Bencana Sumatra Disalurkan, Mensos Sebut Hampir Seribu Ahli Waris Terbantu
-
PDIP Sebut 100 Persen Warga Indonesia Bisa Mendapatkan BPJS Gratis, Begini Kalkulasinya
-
Adu Mulut Menteri Keuangan dan Menteri KKP Bikin PDIP Geram: Jangan Rusak Kepercayaan Pasar!
-
Wamensos Agus Jabo Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Sragen
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Korban Penganiayaan di Cengkareng Kini Dilaporkan Balik Pelaku
-
Pemerintah Kucurkan Dana Tunggu Hunian Rp600 Ribu Per Bulan, Pembangunan Huntap Capai 15.719 Unit
-
Sengketa Lahan Bendungan Jenelata di Gowa, BAM DPR Desak Penyelesaian yang Adil bagi Warga