Suara.com - Aparat Polsek Metro Tamansari mencokok komplotan pencuri sepeda motor yang kerap beraksi di wilayah Jakarta Barat. Komplotan tersebut terdiri dari enam orang, yakni AS (22), ADI (17), RZL (25), DO (24), AGS (20), dan A (23).
Kapolsek Metro Tamansari, AKBP Ruly Indra mengatakan, komplotan ini kerap membawa senjata rakitan saat beraksi. Biasanya, mereka kerap merusak kunci kontak motor menggunakan kunci T.
"Modus para tersangka ini pelaku mencari sasaran. Apabila sudah dapat target, pelaku langsung mencongkel kunci motor dengan kunci T lalu membawa kabur sepeda motor dan dikumpulkan di tempat pelaku menginap," kata Ruly kepada wartawan, Selasa (5/11/2019).
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Metro Tamansari, AKP Ranggo Siregar mengatakan, pihaknya telah melakukan pengintaian tempat persembunyian para tersangka. Saat penangkapan, polisi menemukan empat unit sepeda motor.
"Setelah dilakukan penggeledahan terhadap sepeda motor dengan disaksikan pelaku, ditemukan senjata api rakitan jenis revolver yang berisi 2 amunisi kaliber 9 mm beserta 3 set leter T berikut 3 anak kunci," ungkap Rango.
Ranggo menyebut, pihaknya terpaksa melepaskan timah panah lantaran dua tersangka mencoba melawan saat ditangkap. Kepada polisi, komplotan ini mengaku sudah 10 kali beraksi.
"Para pelaku sudah melancarkan aksinya sebanyak 10 kali ditempat yang berbeda," katanya.
Motor hasil curian tersebut kemudian dijual para tersangka kepada penadah dengan harga Rp 2 hingga Rp 2,4 juta. Kekinian, polisi masih memburu penadah hasil kejahatan para tersangka itu.
"Berdasarkan dari hasil pemeriksaan didapat fakta bahwa pelaku AS merupakan residivis dan dalam kasus serupa di mana pelaku mendapat vonis kurungan 2 tahun penjara," imbuh Rango.
Baca Juga: Serang Polisi Menggunakan Celurit, Dua Kawanan Curanmor Tewas Ditembak
Berita Terkait
-
Persiapan Bersalin, Suami Ajak Istri yang Hamil Tua Maling Motor
-
Demi Biaya Kelahiran Si Buah Hati, Suami Istri Nekat Curi Sepeda Motor
-
Serang Polisi Menggunakan Celurit, Dua Kawanan Curanmor Tewas Ditembak
-
Polisi Akan Buru Maling Sakti yang Sasar Mobil di Sunter
-
Lima Kawanan Ranmor dan Jambret Modus Ojol Dibekuk, Satu Didor Polisi
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional