Suara.com - Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto telah memerintahkan jajarannya untuk mengusut kasus pecah kaca mobil di Sunter, Jakarta Utara.
Kekinian, aparat kepolisin telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berlokasi di Jalan Agung Utara 24, Blok A 16 Nomor 9, Sunter.
Sebelumnya, sempat viral aksi canggih maling yang hendak mencuri mobil. Dalam video yang disebar akun Twitter @auzanjulikar, pelaku pencurian secara mudah membuka jendela mobil terkunci.
"Ya memang kami juga mendapat informasi dari media. Dari situ kemudian kami tadi pagi langsung memerintahkan Polsek Tanjung Priok untuk olah TKP. Memang informasinya terekam CCTV", kata Budhi di Mapolda Metro Jaya, Jumat (23/8/2019).
Budhi menyebut, pihaknya belum menerima laporan dari masyarakat terkait kasus tersebut. Namun, pihak kepolisian akan menerbitkan laporan model A untuk menelisik aksi tersebut.
"Tentunya walaupun korban tidak melapor, kalau kami nanti hasil cek TKP dan kami menduga ada tindak pidana polisi punya kewajiban juga untuk membuat laporan polisi sendiri dengan model A. Yaitu laporan yang dibuat polisi. Sambil nanti kita dekati korban apakah mau membuat laporan atau tidak," sambungnya.
Sebelumnya, dalam video berdurasi 56 detik tersebut tampak dua orang yang mengendarai satu sepeda motor berhenti di dekat mobil Toyota Avanza putih.
Satu dari dua orang itu lantas turun dan menyentuh talang air jendela mobil dan langsung terbuka.
Pelaku lantas masuk ke dalam mobil melalui jendela dan menggondol tas. Ia juga secara mudah keluar kembali dari jendela mobil.
Baca Juga: Sakti! Kaca Mobil Jadi seperti Kerupuk di Tangan Maling Berkopiah Ini
Berita Terkait
-
Sakti! Kaca Mobil Jadi seperti Kerupuk di Tangan Maling Berkopiah Ini
-
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Uang Bermodus Matikan Listrik Mesin ATM
-
Terciduk, Begini Cara Komplotan Pencuri Ban Serep di Jalan Tol Beraksi
-
23 Burung Murai Batu Digondol Maling, Warga Bekasi Ini Rugi Rp 1,4 Miliar
-
Sehari Gasak 4 Motor, 7 Bandit Beringas di Jakarta Berakhir Tragis
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta
-
Rekaman CCTV Ungkap Kronologi Kecelakaan Transjakarta dan Ojol di Gunung Sahari