Suara.com - Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi mengabarkan akun Twitter pribadinya diblokir anggota DPD RI Fahira Idris.
Hal itu disampaikan Dedek Prayudi melalui Twitter, Senin (4/11/2019). Ia juga membagikan bidikan layar yang menunjukkan akunnya diblokir pengguna Twitter @fahiraidris.
Pria yang kerap disapa Uki itu menjelaskan, biasanya merasa malu kalau diblokir seseorang, karena hal itu menandakan dirinya membuat tidak nyaman orang lain.
Namun kali ini, ia justru menunjukkan keheranannya. Pasalnya, menurut Uki, ia tidak memiliki masalah dengan Fahira Idris.
Bahkan, untuk berinteraksi di dunia maya seperti me-mention atau membalas cuitan Fahira juga tidak pernah dilakukan. Oleh karena itu, ia mempertanyakan sikap Fahira Idris.
"Saya tu biasanya malu kalo di block seseorang, karena itu berarti saya membuat sebel tu orang, atau menjadi toxic bagi tu orang," cuit Dedek Prayudi.
"Tapi yang ini saya gak malu, melainkan heran. Mention doi gak pernah, reply di twit doi juga gak pernah tau tau di block. Ini ibu @fahiraidris parno?" imbuhnya.
Seketika kicauan Uki tersebut memantik respons warganet hingga mendapat retweet sebanyak 262 kali dan like 887 kali.
Tak sedikit dari warganet yang turut heran dan mengaku senasib dengan Uki karena sama-sama diblokir @fahiraidris.
Baca Juga: 5 Ajaran Syech Yusuf Penjual Kartu Surga: Meyakini Ada Allah Mama
"Wah, pas saya check..ternyata saya udah di blocked Bro. Hahaha entah dari kapan dan kenapa," cuit @John_Nelwan.
"Sama persis. Nge RT nge like apalagi follow. Tapi gue diblock..Mungkin gue termasuk orang yang ga disukai dia," celoteh @din22232520.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS
-
Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam
-
Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun
-
Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam
-
Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?