Suara.com - Ketua Umum Megawati Soekarnoputri belum tentu datang ke Kongres Partai Nadem. Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya mengatakan para peserta kongres Partai Nasdem sudah mulai berdatangan jelang pelaksanaan pada 8-11 November di JI Expo Kemayoran, Jakarta.
Ia menyebut sejumlah undangan mulai dari Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Akin dikonfirmasi kehadirannya pada puncak acara kongres Partai Nasdem.
“Sudah terkonfirmasi semua. Nggak (di pembukaan), di puncak acara, penutupan sekaligus perayaan HUT, tokoh-tokoh itu di puncak saja,” kata Willy kepada wartawan, Kamis (7/11/2019).
Ia menyebut alasan para tamu undangan hadir di puncak acara karena pada pembukaan kongres akan dihadiri untuk internal Partai Nasdem saja. Selain Jokowi dan Maruf Amin, Partai Nasdem juga turut mengundang seluruh partai politik baik dalam maupun luar negeri.
Namun Willy belum bisa memastikan siapa saja nanti ketua umum partai yang akan hadir, termasuk Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
“Nanti aku cek ke panitia tamu undangan yang sudah terkonfirmasi, sejauh ini yang sudah konfirmasi kedutaan sembilan, habis itu parpol-parpol hampir semua. Tapi aku cek pasti dari parpol siapa yang datang, tapi semua parpol konfirmasi datang,” kata Willy.
Willy juga memastikan bahwa tidak ada calon ketua umum lainnya yang bakal dipilih di dalam kongres. Itu artinya, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh tetap bakal memimpin partai tersebut.
Sebelumnya, Ketua DPP Partai Nasdem Taufik Basari mengatakan tidak ada pergantian ketua umum dalam kongres Partai Nasdem yang diagendakan pada 8-11 November di Kemayoran, Jakarta.
Ia mengatakan bahwa seluruh pengurus partai di tingkat provinsi hingga dawrah menyatakan dukungan kepada Surya Paloh untuk tetap menjabat seagai ketua umum.
Baca Juga: NasDem Undang Megawati hingga Prabowo di Acara Penutupan Kongres ke II
“Kalau dari pandangan-pandangan yang sekarang beredar di berbagai wilayah, provinsi, termasuk dari DPP, ya sepertinya kami masih membutuhkan sosok Surya Paloh untuk memimpin partai nasdem ini,” kata Taufik.
Ia mengatakan tidak ada peluang untuk Suya Paloh tidak terpilih lagi. Dengan begitu ia memastikan bahwa sosok yang akan memimpin Nasdem selanjutnya ialah masih Surya Paloh.
Berita Terkait
-
Jokowi: Ketuanya Jabat Menko Perekonomian, Golkar Harus Melejit
-
Disindir Jokowi soal Peluk Ketua PKS, Surya Paloh: Dia Humornya Tinggi
-
Kritik Masih Ada Tender Proyek, Jokowi Sindir Ada SD yang Ambruk
-
Hadiri HUT Golkar, Jokowi Singgung Surya Paloh dan Ketum PKS Sohibul Iman
-
Jokowi Singgung Paloh: Tidak Pernah Saya Dirangkul Seerat Sohibul Iman
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan
-
Bupati Buol Akui Terima Rp 160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, KPK Siap Usut Tuntas!
-
KPK Dalami Hubungan Jabatan Mulyono di 12 Perusahaan dengan Kasus Restitusi Pajak
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya
-
Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
-
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi