Suara.com - Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid meminta TNI dan Polri untuk terus menjaga keamanan di Papua agar tetap kondusif hingga peringatan 1 Desember. Sebab setiap 1 Desember diperingati sebagai Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Pembebasa Nasional Organisai Papua Merdeka atau TPN-OPM.
"Menjelang Desember diharapkan TNI-Polri dapat menjaga kondusifitas guna memastikan Papua tetap aman," ujar Meutya di Jayapura, Sabtu (9/11/2019).
Meutya mengatakan kondisi Papua saat ini masih aman. Ia berharap situasi seperti ini dapat tetap terjaga kondusifitasnya dengan berbagai cara yang bisa dilakukan.
Dikatakan, dalam pertemuan yang berlangsung dii Makodam XVII Cenderawasih, Jumat malam (8/11) Kasdam XVII Cenderawasih sudah memaparkan dan melaporkan tentang kondisi di Papua.
"Laporan yang disampaikan Kasdam membuat kami cukup tenang," ucap politisi Golkar tersebut.
Terkait masalah penegakan hukum, Komisi I DPR RI juga mendorong dilakukannya pendekatan dialogis dengan berbagai kelompok di Papua, kata Meutya.
Sementara Kasdam XVII Cenderawasih Brigjen TNI Irham Waroihan secara terpisah mengatakan situasi keamanan di Papua secara keseluruhan kondusif dan berharap tetap dapat terjaga
.
"Secara keseluruhan saat ini kondusif dan berharap tetap dapat terjaga," ujar Brigjen TNI Irham berharap.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!