Suara.com - Dua pendaki Gunung Klabat di Minahasa Utara, Sulawesi Utara yang mengalami cedera dan kelelahan saat mendaki, berhasil dievakuasi Badan SAR Nasional gabungan.
Kepala Badan SAR Manado Gede Darmada mengatakan pihaknya menerima laporan soal pendaki yang mengalami cedera dan kelelahan.
"Bersama dengan tim SAR dari Unklab dan keluarga kemudian melakukan pencarian terhadap korban," katanya seperti dilansir Antara di Manado pada Minggu (10/11/2019).
Kedua pendaki yang dievakuasi tersebut masing-masing Novita Sarempa (37) dan Daud (29) yang keduanya Warga Manado.
Ia mengatakan dalam pencarian tersebut tim Basarnas Manado mengalami kesulitan seperti saat menuju lokasi kejadian kondisi saat itu hujan deras sehingga jalannya licin.
Korban ditemukan di ketinggian sekitar 1.300 mdpl dan kemudian dilakukan evakuasi terhadap korban. Dalam melakukan evakuasi tersebut tim Basarnas harus bergantian menggendong serta menggunakan tandu darurat.
"Bersyukur pelaksanaan evakuasi itu berjalan baik dan berhasil dengan selamat. Korban kemudian sekitar pukul 15.00 WITA diserahkan kepada keluarga," katanya.
Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pencarian.
"Dari Basarnas Manado mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang turut terlibat bersama Basarnas Manado, potensi SAR Unklab serta keluarga korban yang telah membantu proses pencarian dan pertolongan kepada kedua korban sehingga bisa dievakuasi dengan selamat," katanya.
Baca Juga: Kawasan Wisata Gunung di Jatim Terbakar, Emil Minta Pendaki Ikut Mencegah
Ia mengimbau kepada masyarakat siapapun yang mendaki Gunung Klabat untuk betul-betul mempersiapkan diri.
"Fisik harus dalam keadaan bugar, kesehatan yang baik serta memiliki stamina yang bagus, sehingga tidak akan menyulitkan diri sendiri maupun keluarga," katanya.
Ia mengharapkan, ke depan, kejadian seperti ini tidak akan terulang kembali. (Antara)
Berita Terkait
-
Thoriq, Pendaki yang Hilang 12 Hari di Gunung Piramid Ditemukan di Jurang
-
Dua Wisatawan Hilang Terseret Ombak Pantai Selatan
-
Sakit Diare di Ranu Kumbolo, Pendaki Gunung asal AS Meninggal di Semeru
-
Pesan untuk Pendaki Gunung Kerinci: Turun Bawa Sampah atau KTP Ditahan
-
Tiga Pendaki Gunung Prau Tewas Disambar Petir
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Prabowo Tiba di Gorontalo, Langsung Tinjau Kampung Nelayan Leato Selatan
-
ILRC Ungkap Femisida Banyak Terjadi di Ruang Privat, Pelaku Bisa Pasangan hingga Keluarga
-
KPK Bantah Open Donasi Anak Yatim, Poster Berlogo Lembaga Disebar ke Grup WhatsApp
-
Berkunjung ke Miangas, Prabowo Beri Bantuan Kapal Ikan, Starlink hingga Handphone
-
Wamendagri Wiyagus: Kendari Punya Peluang Besar Jadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE Indonesia Timur
-
Zulkifli Hasan Target PAN Banten Tiga Besar di Tanah Jawara
-
Usai Jalani Sidang di Jakarta, Ammar Zoni Kembali Dipindah ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan
-
Prabowo Janji Renovasi Puskesmas dan Sekolah di Miangas
-
Ada Semangat dan Kehidupan Baru dari Balik Pintu Huntara
-
Satgas PRR Salurkan Rp1,9 T Hadirkan Ruang Kelas Nyaman di Wilayah Terdampak