Suara.com - Seorang ayah di Distrik Maroochydore, Australia, memaksa istrinya yang sedang hamil mengenakan rambut palsu dan lingerie untuk berhubungan intim dengan laki-laki lain.
Tak hanya itu, seperti dikutip dari The Sunshine Coast Daily, Senin (111/11/2019), lelaki tersebut juga memaksa putra serta putrinya menyaksikan adegan sang ibu tersebut.
Peristiwa tersebut terjadi pada 20 tahun silam. Kekinian, lelaki yang sudha berusia 60 tahun tersebut baru divonis bersalah.
Namun, majelis hakim pengadilan distrik Maroochydore hanya menghukumnya penjara 9 bulan dengan masa percobaan 18 bulan.
“Pelaku memaksa istrinya untuk memakai rambut palsu, lingerie, dan melayani lelaki lain disaksikan putra dan putrinya,” kata Greg Cummings, jaksa penuntut umum dalam persidangan.
Ia mengatakan, istri lelaki tersebut berprofesi sebagai tukang pijat. Ternyata, oleh suaminya, sang istri dipaksa melayani nafsu seksual para pelanggan.
Selain melakukan pemaksaan, dakwaan terhadap lelaki tersebut juga dipererat karena sang istri saat itu tengah hamil.
“Istrinya yang hamil juga dipaksa melakukan masturbasi kepada klien. Pada suatu kesempatan, dia juga memaksa putranya yang kala itu berusia 15 tahun dan putrinya 14 tahun untuk menyaksikan hal tersebut.”
Cummings menuturkan, lelaki tersebut melakukan semua hal bejat itu bukan karena mengidap kelainan seksual, mekainkan guna merendahkan martabat sang istri. [Fransiska Ditha]
Baca Juga: Perkuat Hubungan Dagang, Indonesia-Australia Dorong Pengusahanya Ekspansi
Berita Terkait
-
Perkuat Hubungan Dagang, Indonesia-Australia Dorong Pengusahanya Ekspansi
-
Ogah Bayar Utang ke Mantan Pacar, Pria Pura-pura Meninggal Selama 2 Tahun
-
Perempuan Pura-pura Hamil Demi Hindari Kelebihan Muatan Bagasi Pesawat
-
Enggan Finis di Belakang Marquez, Vinales: Saya Tak Tertarik Posisi Kedua
-
Setelah Tito, Dubes Australia Ikut Temui Mahfud MD
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
PAN Beri Sinyal Dukung Prabowo Dua Periode, Zulhas: Realisasikan Program 5 Tahun Nggak Cukup
-
KPAI Ingatkan Bahaya Grooming Berkedok Konten, Desak RUU Pengasuhan Anak Segera Disahkan!
-
Wabup Klaten Benny Wafat di Usia 33 Tahun, Sudaryono: Kepergiannya Kehilangan Besar Bagi Gerindra
-
Wamendagri Wiyagus Tekankan Sinergi Daerah Sukseskan MBG dan Kopdeskel Merah Putih
-
Program Makan Bergizi Tetap Jalan Selama Ramadan, BGN Siapkan Empat Skema Pelayanan Ini!
-
Optimalkan Rp500 Triliun, Prabowo Segera Resmikan Lembaga Pengelolaan Dana Umat
-
Prabowo Siapkan Lahan di Bundaran HI untuk Gedung MUI hingga Ormas Islam, Dibangun 40 Lantai!
-
Ditjenpas Pindahkan 241 Napi High Risk ke Nusakambangan, Total Tembus 2.189 Orang!
-
Jelang Bulan Suci, Prabowo Ajak Umat Berdoa Agar Indonesia Dijauhkan dari Perpecahan
-
Bersenjata Tajam di Jam Rawan, Remaja Diamankan Patroli Gabungan di Matraman