Suara.com - Pengerjaan revitalisasi trotoar kerap membuat kabel utilitas berantakan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan kabel-kabel jaringan telepon dan internet itu akan rampung pada Desember mendatang.
Kabel yang berserakan itu sebelumnya berada di atas diuntaikan menggunakan tiang listrik. Proyek revitalisasi trotoar mencakup memindahkan kabel itu ke dalam tanah.
Kepala Dinas Bina Marga Hari Nugroho mengatakan pihaknya akan segera merampungkan pekerjaan itu. Pekerjaan menggali lubang, disebutnya sudah tidak akan ada lagi pada akhir Desember.
"Ke depannya enggak ada gali lubang tutup lubang. Targetnya Desember (pekerjaan rampung)," ujar Hari di kawasan Cikini, Jakarta Pusat pada Selasa (12/11/2019).
Hari menjelaskan, pihaknya juga tengah membuat jalur masuk saluran khusus (main hole) untuk kabel-kabel di bawah tanah. Nantinya ketika ada pemasangan kabel lagi, perusahaan fiber optik atau jaringan komunikasi lainnya bisa menggunakan fasilitas itu jadi tak perlu menggali lobang.
"Jadi kalau ada pemain fiber optik baru harus melalui main hole kita. Kan sudah ada kotak kotak besar tadi. Jadi itu harus dibuka terus masukinnya lewat situ. Jadi bukan bongkar pedestarian," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!