Suara.com - Lucia Fransisca, Istri dari Surya Anta Ginting, aktivis Papua yang ditahan oleh pihak kepolisian buka suara terkait ucapan Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Argo Yuwono yang menyebut kalau Surya ingin jadi Presiden Papua. Lucia menegaskan, jika Surya Anta menyebut ingin menjadi Presiden Indonesia tapi malah diplintir.
Lucia mengungkapkan hal tersebut terjadi ketika Surya Anta hendak menjalani proses pemeriksaan oleh pihak kepolisian. Saat itu pihak kepolisian sempat bertanya kepada Surya ingin menjadi apa dengan diselingi tawa canda.
"Sambil ngobrol-ngobrol ketawa, 'Kamu mau jadi apa Sur?' Saya mau jadi presiden Indonesia. Dijawabnya seperti itu," ungkap Lucia saat ditemui di Kantor LBH Jakarta, Jalan Pangeran Diponegoro, Jakarta Pusat pada Selasa (19/11/2019).
"Tapi yang keluar dari Kombes Argo jadinya mau jadi Presiden Papua," sambungnya.
Jawaban dari Surya pun ditegaskan oleh Lucia hanya sebatas candaan ketika melontarkan perkataan ingin menjadi Presiden Indonesia. Ia tak habis pikir saat ucapan sang suami malah menjadi sebuah pernyataan serius dan disampaikan ulang oleh Kombes Argo kepada awak media.
"Jawaban presiden itu bercanda-bercanda konteksnya orang lagi ngobrol biasa belum mulai pemeriksaan. Kami konfirmasi. Saya bisa bilang itu diplintir," tandasnya.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono sempat menyampaikan hal tersebut kepada awak media. Argo menceritakan kalau Surya ingin menjadi Presiden Papua ketika diinterogasi oleh polisi.
Argo juga menyebut kalau Surya secara spontan menjawab pertanyaan tersebut.
"Ya saat diinterogasi tersangka Surya Anta ditanya mau jadi apa, mau jadi Presiden Papua katanya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono kepada wartawan pada Jumat (20/9/2019).
Baca Juga: Tahanan Surya Anta Cs Dipindah Tanpa Surat, Pengacara: Memangnya Kucing!
Tag
Berita Terkait
-
Soal Peluru di Mako Brimob, Pendeta Suarbudaya: Nyaris Menyasar Kepala Saya
-
Miris, Ini Kondisi Kesehatan Enam Aktivis Papua yang Ditahan di Mako Brimob
-
Tahanan Surya Anta Cs Dipindah Tanpa Surat, Pengacara: Memangnya Kucing!
-
Peluru Nyasar di Mako Brimob, Keluarga Tapol Papua Merasa Diintimidasi
-
Tahanan Politik Papua Surya Anta Cs Diserahkan ke Jaksa, Segera Disidang
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal