Suara.com - Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Hadi Prabowo menyebut jumlah organisasi masyarakat yang ada di Indonesia mencapai 431.465. Jumlah ormas tersebut disebut Hadi terus bertambah setiap tahunnya.
Hal itu dikatakan Hadi dalam acara 'Penganugrahan Ormas Award Tahun 2019 oleh Mendagri' di Hotel Kartika Chandra, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Senin (25/11/2019). Menurut Hadi jumlah ormas yang mencapai angka 400 ribu lebih itu berdasar data terkahir pada 22 November 2019.
"Jumlah ormas yang ada di Indonesia sekarang ini sudah capai 431.465 ormas," kata Hadi.
Hadi menjelaskan jumlah ormas tersebut terdaftar di beberapa Kementerian. Di Kemendagri sendiri setidaknya ada 27.015 ormas yang telah tercatat dalam surat keterangan terdaftar atau SKT.
"Berdasarkan surat keterangan terdaftar itu ada 27.015 ormas. Di mana di Kemendagri itu terdaftar sebanyak 1.891 ormas, di provinsi 8.170 ormas, di kabupaten kota 16.954 ormas," tuturnya.
Sementara, Hadi menyampaikan setidaknya ada 404.379 ormas berbadan hukum yang tercatat di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM). Kemudian sebanyak 71 ormas tercatat di Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).
"Harapan kita bersama eksistensi dan kesadaran kolektif akan benar-benar dapat ditingkatkan kualitasnya dan ormas bisa memberi kemanfaatan baik kepada masyarakat pemerintah. Dan tentu, upaya percepatan berbagai tujuan NKRI," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Cegah Defisit Dampak Perang, Prabowo Lirik Jurus Pakistan: Pangkas Gaji Pejabat hingga WFH
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional