Suara.com - Ketua DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto mengapresiasi sikap tegas Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menolak wacana penambahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode.
Menurut Airlangga, Jokowi telah menjaga nilai-nilai reformasi yang diperjuangankan pada 1998 lalu.
"Pak Jokowi adalah tokoh panutan kita semua. Selalu jaga prinsip-prinsip pembatasan periodisasi kekuasaan," ucap Airlangga dalam sambutannya di Musyawarah Nasional Partai Golkar di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta Selatan, Selasa (3/11/2019).
"Kami juga memberikan apresiasi, karena Bapak Jokowi, Presiden Republik Indonesia, selalu setia menjaga warisan reformasi. Oleh karena itu, kader Partai Golkar mari kita berikan aplaus untuk Bapak Presiden," kata Airlangga menambahkan.
Sebelumnya, Jokowi menegaskan bahwa dirinya tidak setuju dengan wacana penambahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode.
"Ada yang ngomong presiden dipilih tiga periode. Itu ada tiga (maknanya), satu, ingin menampar muka saya, yang kedua ingin cari muka, padahal saya sudah punya muka, yang ketiga ingin menjerumuskan," ucap dia.
Mantan Gubernur DKI Jakarta menuturkan sejak awal sudah meminta amendemen UUD 1945 untuk fokus pada masalah Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN).
Diketahui Partai Golkar tengah mencari ketua umum baru dalam Musyawarah Nasional ke-X di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta Selatan, 3-6 November 2019.
Kini musyawarah nasional Partai Golkar hanya menyisakan Airlangga Hartanto dan Ridwan Hisjam, sementara Bambang Soesatyo mundur setelah bertemu dengan tokoh senior Partai Golkar dan Airlangga sebagai Ketum serta Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.
Baca Juga: Jokowi, Megawati hingga Prabowo Hadiri Munas Golkar
Sedangkan dua nama caketum yang lainnya yakni Ali Yahya, dan Agun Gunandjar juga telah menyatakan diri mundur dari caketum beberapa jam sebelum pembukaan Munas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Terseret Kasus Korupsi, Noel Ebenezer Ngaku Menyesal Pernah Jadi Wamenaker
-
Mau Berangkat Haji, Menkeu Purbaya Ngaku Masih Sering Lupa Doa Meski Sudah Belajar
-
DPR Dukung Pemerintah Desak PBB dan AS Segera Bebaskan Jurnalis RI yang Ditahan Israel
-
Tanya Dolar ke Menkeu, Prabowo-Purbaya Ngobrol soal Fondasi Ekonomi
-
Pramono Anung Jajal Naik Ring di Kolong Flyover Pasar Rebo
-
Menteri PPPA Dorong Polisi Kejar Bukti Digital Kasus Eksploitasi Anak oleh WNA Jepang di Blok M
-
Pramono Anung: Ring Tinju Redam Geng Jalanan Jakarta Timur, Saya Bangun Lagi di Kampung Melayu
-
Eks Kasat Narkoba Kutai Barat AKP Deky Dibekuk Bareskrim, Diduga Jadi Beking Bandar Sabu!
-
Sempat Ajukan Penundaan Pemeriksaan dalam Kasus Haji, Muhadjir Effendy Tiba-tiba Muncul di KPK
-
MPR Pastikan Tak Lagi Libatkan Juri LCC Empat Pilar yang Bermasalah: Sanksi Sosial Sudah Berjalan