Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi keputusan Ketua MPR Bambang Soesatyo alias Bamsoet yang mundur dari bursa Calon Ketua Umum Partai Golkar. Hal tersebut disampaikan Jokowi saat menghadiri acara Musyawarah Nasional (Munas) Golkar di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta Selatan, Selasa (3/11/2019).
Awalnya Jokowi merasa senang dinamika Partai Golkar yang belakangan memanas akhirnya mereda pada saat Munas hari ini.
Jokowi kemudian meminta pada 3.000 kader Golkar yang memenuhi Hotel Ritz Carlton untuk berdiri memberikan tepuk tangan kepada keputusan Bamsoet meredakan situasi dengan mundur dari bursa caketum Golkar.
Instruksi itu langsung disambut oleh kader Golkar yang hadir. Setelah itu, ada perwakilan kader yang meminta Jokowi untuk memberikan sepeda kepada Bamsoet sebagai tanda apresiasi.
"Pak Bamsoet Kasih Sepeda!" teriak kader Golkar.
Teriakan itu langsung ditanggapi Jokowi dengan bercanda mengungkit status Bamsoet sebagai pemilik Mobil Tesla pertama di Indonesia.
"Kalau Pak Bambang jangan diberi sepeda dong, beliau pemilik Tesla pertama di Indonesia, kalau saya diberi Tesla sama pak Bamsoet itu baru bener, tapi jangan nanti gratifikasi," ucapnya sambil tersenyum.
Diketahui Bamsoet mundur setelah bertemu dengan tokoh senior Partai Golkar dan Ketua Umum petahana Airlangga Hartanto serta Menteri Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.
Kini musyawarah nasional Partai Golkar hanya menyisakan Airlangga Hartanto dan Ridwan Hisjam.
Baca Juga: Pendukung Airlangga Sambut Baik Mundurnya Bamsoet dari Bursa Caketum Golkar
Sementara tiga nama caketum yang lainnya seperti, Bamsoet, Ali Yahya, dan Agun Gunandjar telah menyatakan diri mundur dari caketum beberapa jam sebelum pembukaan Munas.
Berita Terkait
-
Gaungkan Pancasila di Medsos, Jokowi: Kita Nebeng Didi Kempot Gak Apa-apa
-
Airlangga ke Bamsoet: Terima Kasih Telah Membuat Munas Golkar Jadi Adem
-
Ini Menteri-menteri Jokowi yang Turut Hadir di Munas Golkar
-
Jokowi, Megawati hingga Prabowo Hadiri Munas Golkar
-
Pendukung Airlangga Sambut Baik Mundurnya Bamsoet dari Bursa Caketum Golkar
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
Dirjen WHO: Hantavirus Bukan Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Mengenal Istilah Ngadal: Tradisi 'Magang' Anak SMP Jadi Penjaga Perlintasan Rel Liar
-
Rekam Jejak Kontroversial Sara Duterte: Dari Pukul Petugas hingga Ancam Pembunuhan Ferdinand Marcos
-
Sistem Biokontainment Amerika Serikat Siaga Penuh Antisipasi Ledakan Kasus Hantavirus
-
Puan Maharani Soal Larangan Nobar Film 'Pesta Babi', Minta DPR Panggil Pihak Terkait
-
SMAN 1 Pontianak Tuntut Klarifikasi LCC 4 Pilar MPR RI: Juri Diduga Tak Konsisten
-
Mencekam Hantavirus di Kapal MV Hondius, dari Pasien Kritis Sempat Didiagnosis Cuma Mengalami Stres
-
Minta Maaf ke Siswa SMAN 1 Pontianak, Hetifah Sjaifudian Perjuangkan Tanding Ulang LCC 4 Pilar
-
Datang ke RSCM, Oditur Militer Pulang Tanpa Bisa Temui Andrie Yunus
-
Usut Korupsi Outsourcing Pekalongan, KPK Cecar Ryan Savero Soal Aliran Uang ke Fadia Arafiq