Suara.com - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meminta pemerintah agar lebih cerdas dalam membuat kebijakan. Hal itu menyusul rencana PNS yang bakal bisa mengambil libir di luar hari Sabtu dan Minggu, yakni Jumat.
Mardani menilai rencana tersebut dan rencana lainnya berkaitan dengan PNS semisal pemangkasan eselon yang kemudian digantikan dengan robot, merupakan pernyataan yang tidak produktif dalam memahami reformasi birokrasi.
“Jadi usul saya pemerintah cerdas sedikit napa jangan melompar yang seperti ini yang tidak jelas,” kata Mardani di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (4/12/2019).
Ketimbang melontarkan rencaba terkait satu per satu, mulai dari pemangkasan jabatan hingga pengaturan jam kerja, Mardani berharap pemerintah bisa merancang terlebih dahulu sistem jangka panjang untuk PNS.
“Gini loh, ini Indonesia ini mau maju, untuk maju kita punya grand design reformasi birokrasi, ya kemarin PNS bisa kerja di rumah, rame lagi ini libur lagi. Buat saya puzzle-puzzle ini jangan dilontarkan satu per satu. Buat grand design, 10 tahun lagi kita akan buat seperti ini. Kalau buat saya yang paling penting kalau mau bener-bener itu pemangkasan jumlah-jumlah Kementerian,” tuturnya.
Berita Terkait
-
Sebut Kubu Sebelah Megap-Megap karena Pancasila, PKS Sentil Stafsus Jokowi
-
PKS Imbau Kadernya yang Hadir di Reuni 212 Tidak Gunakan Atribut Partai
-
Hari Korpri! Inilah Sosok PNS Pertama di Indonesia, Lihat Nomor Pegawainya
-
Peringati Hari Guru, Pemkab Gayo Lues Sebut 75 Persen Guru PNS Gadaikan SK
-
Gaji PNS DKI Capai Rp 20 Juta, Menpan RB: Perlu Ada Pembatasan
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!
-
Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU
-
Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai