Suara.com - Bupati Gayo Lues Muhammad Amru membeberkan banyak guru yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di wilayahnya yang menggadaikan SK di bank.
Pernyataan tersebut disampaikannya saat Upacara Hari Guru di Lapangan Pancasila, Blangkejeren pada Senin (25/11/2019).
"Guru merupakan pahlawan tanpa jasa, tapi guru saat ini banyak yang mengadaikan SK-nya, dan hal ini belum diketahui Menteri dan harus disampaikan supaya bisa dicarikan solusinya," katanya seperti diberitakan Portalsatu.com-jaringan Suara.com.
Selain persoalan tersebut, Amru juga menyoroti Sekolah Menengah Atas (SMA) yang tanggung jawabnya diambil alih oleh provinsi. Lantaran itu, dia meminta untuk dikembalikan ke daerah agar lebih mudah dilakukan kontrol dan peningkatan kualitas lulusan.
"Bupati disuruh berupaya lebih banyak meluluskan siswa SMA ke perguruan tinggi, sementara kewenangan ada di Pemerintah Provinsi. Jarak yang diberikan ini harus dirubah Kemendikbud supaya Bupati bisa lebih dekat lagi dengan siswa SLTA," katanya.
Menyambung pernyataan Bupati Amru, Kepala Dinas Pendidikan Gayo Lues Anwar usai upacara mengatakan, jumlah guru PNS di Gayo Lues kurang lebih mencapai 800 orang dan 75 persen di antaranya sudah menggadaikan SK-nya untuk meminjam uang di bank.
"Sebenarnya penggadaian SK ke Bank oleh guru ini tidak terlalu mempengaruhi proses belajar mengajar, yang sangat berpengaruh yaitu ke ekonomi guru, karena bisa jadi gaji yang diterima dengan keutuhan akan minus," katanya.
Dia menyebut, rerata guru yang mengambil pinjaman di bank antara Rp 50 juta hingga Rp 100 juta dengan masa pinjaman sampai 10 tahun angsuran. Meski begitu, Anwar menegaskan, selama menjadi kepala dinas, guru yang mengambil pinjaman ke bank sudah dibatasi.
"Selama saya menjadi kepala Dinas Pendidikan, guru yang hendak meminjam uang ke Bank sudah saya batasi, yaitu hanya 50 persen per bulan yang boleh dipotong dari jumlah gaji yang diterima, kalau lebih dari situ tidak saya izinkan meski ada yang menangis datang ke kantor," katanya.
Baca Juga: Hari Guru Nasional, Ini 13 Fakta Tentang Menjadi Seorang Guru
Berita Terkait
-
Hari Guru Nasional, 7 Ide Hadiah Menarik untuk Gurumu
-
Hari Guru Nasional, Ini 13 Fakta Tentang Menjadi Seorang Guru
-
Peringati Hari Guru, Topik Selamat Hari Guru Masuk Trending Topic Twitter
-
Viral Pidato Nadiem Makarim untuk Hari Guru, Tak Akan Buat Janji Kosong
-
Guru Honorer Ini Bakal Gugat Anies, Minta Ganti Rugi Rp 5 M Terkait SK PNS
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma
-
Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!
-
Petaka Parkir di Bahu Jalan! Sigra 'Nangkring' di Pembatas Jalan Usai Dihantam Fortuner di Tangerang
-
Iran Berencana Kenakan Biaya untuk Kapal yang Melintas Selat Hormuz
-
Fasilitas Pipa Minyak Arab Saudi Pulih, Penyaluran Capai 7 Juta Barel Per Hari
-
Satpol PP Gandeng TNI-Polri Sikat Preman Tanah Abang, Pangkalan Bajaj Liar Ikut Ditertibkan
-
Vladimir Putin Siap Bersua Prabowo Subianto di Moskow, Isu Energi hingga Global Dibahas
-
Negosiasi dengan AS Gagal, Iran: Selat Hormuz Sepenuhnya di Tangan Kami!
-
Jelaskan Anggaran EO Capai Rp113,9 M, Kepala BGN: Mekanisme Sesuai Aturan dan Terbuka untuk Diawasi
-
Bukan Emas atau Berlian, Pemuda di Rembang Pinang Kekasih dengan Mahar Bibit Pohon Mangga!