Suara.com - Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memecat Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara membuat heboh warganet di media sosial.
Trending topik Twitter diisi dengan kata-kata yang berhubungan dengan kasus penyelundupan motor gede (moge) Harley Davidson melalui pesawat Garuda. Kata "Garuda", "BUMN" hingga "Rini" sedang trending di Twitter pada Jumat (6/12/2019) pagi.
Kata "Garuda" telah dimuat dalam sekitar 35 ribu kicauan. Warganet juga menuliskan "BUMN" di lebih dari 23 ribu kicauannya.
Ada sejumlah warganet yang memuji Erick Thohir. Tapi lebih banyak yang mengecam tindakan penyelundupan tersebut.
"Keren nih menteri BUMN. Kalau buka lowongan jadi asisten saya daftar paling depan Pak Erick Thohir," tulis @Skysitorus.
"Gak pernah. Kami naik motor beneran diangkut kapal kayu, bukan naik motor selundupan dalam pesawat BUMN," sindir @Dandhy_Laksono.
"Garuda : Level jastip beda kasta," tulis @rizalacr.
Sementara itu, kata "Rini" mulai masuk trending dengan sekitar 5 ribu tweet. Ini dipicu dari kecurigaan warganet atas kinerja Rini Soemarno sebagai menteri BUMN sebelum Erick Thohir.
Misalnya, kicauan dari penulis dan pegiat media sosial Denny Siregar yang mempertanyakan kinerja Rini Soemarno.
Baca Juga: Jelang Akhir Pekan, Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Menguat
"Pak Erick Thohir bongkar-bongkar BUMN, banyak banget tikusnya. Ada yang bisnisnya gak jelas, ada yang gak pernah setor, malah ada yang profesinya jadi penyelundup. Lha, dulu bu Rini Soemarno ngapain aja sih?" tulis @Dennysiregar7.
Untuk diketahui, proses penyelundupan moge Harley ini diketahui oleh beberapa pihak manajemen Garuda Indonesia. Erick Thohir menerangkan, bahwa Ari Askhara memerintahkan untuk mencari moge Harley Davidson pada tahun 2019.
"Lalu, pembelian dilakukan pada April 2019 dan transfer dilakukan ke finance manager Garuda di Amsterdam, saudara IJ membantu proses pengiriman dan lain-lain. Tapi akhirnya seperti hari ini," ucap dia.
Atas kejadian ini, Erick pun merasa sedih karena tengah berjuang menaikkan citra BUMN, tapi malah dicorengkan dengan kejadian penyelundupan barang mewah tersebut.
Ari Askhara diangkat menjadi Dirut Garuda Indonesia pada 12 September 2018. Sebelumnya ia menjabat Dirut Pelindo III pada Mei 2017.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Prabowo Bukan Negarawan, Tapi Wisatawan!
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
Terkini
-
Tak Perlu Dapur Baru! DPR: Libatkan Kantin untuk Makan Gratis Sudah Kami Sarankan Lama
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
-
Gempar! 326 Kepala Sekolah di Sulsel Mundur Serentak, DPR Cium Adanya Tekanan
-
SPMB di Jabar Dinilai Kacau, Hampir 60 Persen Siswa Pasti Gagal Masuk Sekolah Negeri
-
Siasat Licik Komplotan Copet di PRJ: Kepung Korban Lengah, Kini Jadi Buruan Polisi
-
'Jaga Wibawa dan Jangan Ngeledek', Pengamat Bandingkan Gaya Pidato Prabowo dengan Putin
-
5 Pemimpin Dunia Sambut Amerika Serikat dan Iran Damai
-
Pangi Syarwi: Kalau Prabowo Berhenti Pidato Dua Minggu, Jangan-jangan Tenang Negara Ini
-
Kejar Aliran Uang Dadan Cs! Kejagung akan Terapkan Pasal TTPU di Kasus Korupsi MBG
-
Prabowo Bukan Negarawan, Tapi Wisatawan!