Suara.com - Kepolisian India pada Jumat menembak mati empat orang, yang diduga memperkosa dan juga membunuh dokter hewan berusia 27 tahun di Kota Hyderabad pekan lalu, menurut pejabat polisi senior kepada Reuters.
Keempatnya ditahan di kantor polisi dan ditembak di dekat lokasi kejadian, kata N Prakash Reddy, deputi komisaris Kepolisian di Shamshabad dekat Hyderabad.
"Sekitar pukul 6.00 - 6.30 pagi petugas kami datang untuk melakukan olah TKP dan para terdakwa berusaha merebut senjata mereka sehingga terjadilah aksi baku tembak. Keempat terdakwa tewas sedangkan dua petugas polisi mengalami luka," kata Reddy.
Sebelumnya petugas polisi setempat menyebutkan insiden tersebut terjadi sekitar pukul 3:30 waktu setempat. Namun tidak ada penjelasan langsung mengenai selisih waktu tersebut.
Selama sepekan ribuan warga India menggelar aksi protes di sejumlah kota menyusul dugaan pemerkosaan dan pembunuhan terhadap kaum hawa.
Banyak warga India yang mengapresiasi penembakan terhadap tersebut, dengan mendukung polisi melalui akun Twitter.
"Tidak yakin apakah ini benar atau salah tetapi saya sangat senang..saya hanya berharap dan berdoa semoga mereka yang tewas adalah penjahat yang sebenarnya..#kepolisianhyderabad," tulis seorang pengguna.
"Keadilan yang dibayar kontan seperti ini akan menanamkan rasa takut dalam pikiran jahat. Doa tulus kami telah terjawab #kepolisianhyderabad. Angkat topi," cuit aktris Ammu Abhirami. (Antara/Reuters)
Baca Juga: Buron Pemerkosaan, Pemuka Agama di India Umumkan Bikin Negara Sendiri
Berita Terkait
-
Gadis Korban Perkosaan Dibakar Hidup-hidup saat Menuju Persidangan
-
Ketagihan Perkosa Anak, Ayah Rela Balik Kampung Setelah Jauh Merantau
-
Bandar Pil Koplo Doyan Ajak Putrinya ML Sambil Nonton Video Porno
-
Gegara Kamar Gelap dan Bersuara Aneh, Aksi Cabul Paman Akhirnya Terbongkar
-
Tepergok Mau Perkosa Korban saat Mencuri, AYN Lari Telanjang Bulat
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas