Suara.com - Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus, memberikan tanggapan bijak mengenai orang yang menghina Nabi Muhammad. Ia menekankan pentingnya meneladani sifat Rasululullah.
Pernyataan Gus Mus tersebut disampaikan melalui jejaring Twitter pribadinya @gusmusgusmu, Jumat (12/6/2019).
Ia menjawab komentar seorang warganet yang semula menanggapi postingan miliknya mengenai tugas Rasulullah SAW diutus ke dunia untuk menyempurnakan akhlak manusia.
"Wa'alaykumussalam. Aamiin. Semoga dapat hukuman ya pak kyai yang menghina dan melecehkan Baginda Rasulullah SAW," tulis @MuhardiExco.
Mendapat balasan seperti itu, Gus Mus memberikan jawaban bijak. Ia mengatakan, lebih baik orang mengukur keteledanannya terhadap akhlak Rasulullah, dibandingkan fokus menilai orang lain jika mengakui Nabi Muhammad sebagai junjungan umat islam.
"Yang penting kita --yang mengaku pecinta Rasulullah SAW-- sudah seberapa mirip kita meneladan Akhlak beliau ShallaLlahu 'alaihi wasallam. Jangan habiskan umur kita hanya untuk menilai orang lain. Rabbuna yandiina," jawab Gus Mus.
Sejak diunggah, postingan Gus Mus tersebut telah mendapat 481 retweets dan lebih dari 1.700 likes.
Sebelumnya Gus Mus, membagikan foto dirinya yang tengah berdoa melalui Instagram yang kemudian dibagikan ke Twitter sebagai bagian dari cuitan Jumat.
Dalam narasinya, ia mengingatkan tentang tugas Rasulullah sebagai pribadi yang berakhlak mulia seperti yang disebutkan dalam Q.S Al Qalam ayat 4.
Baca Juga: Cari Pinjaman, Jokowi Ngaku Pernah Boyong Sertifikat Rumah Ortu ke Bank
"Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi. Semoga Allah memberkahi Jum'at kita dan memudahkan kita dalam meneladan akhlak mulia Rasulullah SAW. JUM'AT CALL: Rasulullah SAW yang dipuji Allah sebagai orang yang berakhlak sangat mulia (Q. 68: 4), menyatakan bahwa beliau diutus semata-mata untuk menyempurnakan kemuliaan akhlak," tulis @s.kakung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Terkena PHK Sepihak? Jangan Panik! Ini Cara Klaim JKP BPJS Ketenagakerjaan agar Cair
-
Australia Panas, Ratusan Warga Ngamuk Buntut Kematian Kumanjayi Little Baby, Siapa Dia?
-
Kado May Day 2026: Prabowo Ratifikasi Konvensi ILO 188 dan Targetkan 6 Juta Nelayan Sejahtera
-
Prabowo Instruksikan RUU Ketenagakerjaan Rampung Tahun Ini: Harus Berpihak kepada Buruh!
-
rabowo Ultimatum Aplikator Ojol: Potongan Harus di Bawah 10 Persen atau Angkat Kaki dari Indonesia
-
Prabowo Teken Perpres 27: Aplikator Cuma Boleh Potong 8 Persen, Ojol Berhak 92 Persen Pendapatan
-
Aung San Suu Kyi Pindah ke Tahanan Rumah Saat Krisis Politik Myanmar
-
May Day 2026 di DPR: Massa Diwarnai Ibu-Ibu Bawa Anak, Ikut Suarakan Nasib Lahan Tergusur
-
Jejak Sejarah Unhas, Kampus Pertama di Indonesia yang Kelola Dapur Makan Bergizi Gratis
-
Demo May Day di DPR: Lalu Lintas Palmerah Ramai Lancar, Belum Terlihat Pergerakan Massa Buruh