Suara.com - Presiden AS Donald Trump dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman bertekad untuk bekerja sama dalam menyelidiki penembakan di Pangkalan Angkatan Laut AS di Florida, Jumat (6/12), yang menewaskan tiga orang.
Kedua pemimpin berbicara di telepon, Minggu malam (8/12), tentang serangan itu, yang dilakukan oleh seorang peserta pelatihan militer dari Saudi.
"Putra Mahkota menegaskan komitmen Arab Saudi bekerja sama dengan Amerika untuk mencegah terjadinya lagi serangan mengerikan seperti penembakan di Pensacola itu," kata Gedung Putih dalam pernyataan, dan menambahkan Trump mengucapkan terima kasih atas bantuan Putra Mahkota dan "berlanjutnya kemitraan."
FBI secara resmi mengidentifikasi penembak yang menewaskan tiga orang itu sebagai Mohammed Alshamrani, usia 21 tahun, berpangkat letnan dua dalam Angkatan Udara Kerajaan Saudi. Ia juga siswa perwira AL di Sekolah Penerbangan AL di Naval Air Station Pensacola.
Pejabat-pejabat FBI mengatakan, penyelidikan atas insiden itu dilakukan dengan "anggapan" bahwa itu adalah tindakan terorisme, tetapi pelaku penembakan itu tampaknya bertindak sendiri.
Pihak berwenang masih mencari motif mengapa ia mengamuk dan melukai delapan lainnya.
Sumber: VOA Indonesia
Berita Terkait
-
Perwira Saudi Mengamuk di Pangkalan Angkatan Laut AS, 3 Orang Tewas
-
Gestur Tangan Eks PM Polandia ke Punggung Presiden Donald Trump Disoal
-
Justin Trudeau Terciduk Gibahin Donald Trump dengan Petinggi Negara Lain
-
Jadi Gunjingan saat PM Kanada dan Pemimpin Dunia Kumpul, Donald Trump Murka
-
Kunjungi Istana Lagi, Melania Trump Curi Atensi Pakai Coat Rp 108 Juta
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
Terkini
-
Baru Tiba dari Luar Negeri, Prabowo Langsung Kumpulkan Menteri di Hambalang
-
Mayat Wanita Membusuk di Kali Pesanggrahan, Suami Histeris di TKP, Ada Apa?
-
Seskab Ungkap Percakapan Prabowo dan Zidane di Swiss, Bahas Rencana Besar?
-
Badan Geologi Ingatkan Longsor Susulan Masih Mengintai Cisarua, Ini Pemicunya
-
Percepatan Relokasi dan Tata Ruang Aman Jadi Fokus Mendagri Pascabencana
-
Langsung Ditelepon Prabowo, Menteri Trenggono Ungkap Kondisinya Usai Pingsan Saat Upacara
-
Bantah Tebang Pilih, Satgas Ungkap Proses di Balik Perintah Prabowo Sikat 28 Izin Perusahaan
-
Pengamat Nilai Pengacara Nadiem Tak Siap Hadapi Jaksa, Apa Alasannya?
-
Kasus Suami Jadi Tersangka Usai Bela Istri dari Jambret di Sleman, Ini Kronologi Versi Polisi
-
JPO 'Melayang' JIS-Ancol Bakal Jadi Ikon Baru Jakarta, Kapan Bisa Digunakan?