Suara.com - Salah satu penghargaan Anugerah Adikarya Wisata 2019 oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta diberikan kepada Colloseum Club 1001. Hal ini memicu perdebatan di lini masa media sosial.
Wakil Ketua Lembaga Ta'mir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Ayang Utriza ikut memberikan tanggapannya terkait pemberian penghargaan tersebut.
Tanggapan itu disampaiakn melalui kicauan yang dia unggah ke akun Twitter pirbadinya @Ayang_Utriza, pada Sabtu (14/12/2019).
Ayang heran mengapa tidak ada orang yang memprotes atas pemberian penghargaan kepada klab Colloseum.
"Mohon maaf, izin bertanya: kok gak ada yang demontrasi dari ormas terlarang, ormas perusuh, partai penjual agama, panitia hari kiamat, & pemegang kunci surga-neraka? (emotikon)" tulis Ayang.
Kicauan Ayang yang baru diunggah 3 jam itu telah dikomentari lebih dari 100 warganet. Bahkan ada lebih dari 600 like dan 300 retweet di sana.
Sebagaimana dikutip dari laman resmi Provinsi DKI Jakarta, klub malam Colloseum Club 1001 memenangkan penghargaan untuk kategori hiburan dan rekreasi-klab malam dan diskotik yang diberikan pada Jumat (6/12/2019).
Pemberian penghargaan ini dipertanyakan oleh warganet. Pasalnya Colloseum Club 1001 termasuk dalam bisnis Alexis Group, sama dengan Alexis Hotel yang ditutup Gubnernur Anies Baswedan tahun lalu.
Anugerah Adikarya Wisata 2019 diberikan kepada pelaku usaha pariwisata dan jasa yang telah berkontribusi nyata dalam mempromosikan pariwisata Jakarta kepada masyarakat Indonesia dan turis asing. Piagam pernghargaan tersebut ditandatangani oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Baca Juga: Strategi Influencer Meraup Keuntungan Bisnis Online Instagram
Berita Terkait
-
Colosseum Club Raih Penghargaan, Gubernur Anies Panen Sindiran
-
Berobat di Puskesmas di Mampang, Tulisannya Nol Rupiah Tapi Kok Bayar?
-
Penjelasan Lengkap Marco Kusumawijaya soal Alasan Mundur dari TGUPP
-
BPRD Sisir Parkir Mall Jakarta: Tujuh Unit Mobil Mewah Tunggak Pajak
-
Perda Perpasaran Dianggap Merugikan, Pemda DKI Diprotes Tiga Organisasi
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis